Sangatta, Busam.ID -Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman meminta olahraga dijadikan sebagai alat untuk memerangi kenakalan remaja. Hal ini disampaikan Bupati Ardiansyah Sulaiman saat membuka Tradisional Archery Tournament Bupati Cup Series II tahun 2023 di Lapangan Helipad, Kawasan Perkantoran Bukit Pelangi Sangatta, Minggu (2/7/2023).
“Olahraga dapat menjadi sarana untuk menyalurkan energi dan hobi positif bagi remaja. Selain itu, olahraga juga dapat membentuk karakter dan kepribadian yang tangguh,” kata Bupati Ardiansyah Sulaiman.
Bupati Ardiansyah Sulaiman mengatakan, kenakalan remaja menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi masyarakat saat ini. Kenakalan remaja dapat berbagai bentuk, mulai dari tawuran, minum alkohol dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang.
“Oleh karena itu, kita perlu memberikan wadah bagi remaja untuk menyalurkan energi dan hobinya secara positif. Salah satunya adalah melalui olahraga,” kata Bupati Ardiansyah Sulaiman.
Bupati Ardiansyah Sulaiman juga mengatakan, pemerintah daerah akan terus mendukung kegiatan olahraga, khususnya di kalangan remaja. Pemerintah daerah akan menyediakan sarana dan prasarana olahraga yang memadai, serta menggelar berbagai kegiatan olahraga untuk menarik minat remaja.
“Ini PR buat kita semua bagaimana anak-anak ini lebih gemar berolahraga daripada minum alkohol dan obat-obatan terlarang lainnya,” ungkap Bupati Ardiansyah Sulaiman.
Tradisional Archery Tournament Bupati Cup Series II tahun 2023 diikuti oleh 200 peserta dari berbagai daerah di Kalimantan Timur. Turnamen ini digelar untuk meningkatkan minat dan prestasi olahraga panahan di Kutai Timur.
Salah satu peserta turnamen, Muhammad Rafli mengatakan, bahwa olahraga panahan dapat menjadi sarana untuk menyalurkan energi dan hobinya.
“Saya senang sekali bisa mengikuti turnamen ini. Olahraga panahan bisa membuat saya lebih aktif dan tidak mudah bosan,” kata Muhammad Rafli.
Muhammad Rafli berharap, pemerintah daerah dapat terus mendukung kegiatan olahraga panahan, sehingga dapat melahirkan atlet-atlet panahan yang berprestasi. (Nan/AdvKutim)
Editor : A Risa


