Samarinda, Busam.ID -Menjelang diadakannya even Pra-PON cabang olahraga barongsai, Federasi Olahraga Barongsai (FOBI) Kaltim mulai mempersiapkan atlit-atlitnya melalui ajang Selekprov Kaltim. Dijadwalkan Selekprov Cabor Barongsai akan dihelat pada tanggal 25 Juni 2023 di Gedung Serbaguna Guang Dong Samarinda Jalan Sentosa. Nantinya para atlit yang terpilih akan mengikuti Training Center guna mematangkan persiapan menjelang Pra-PON dua bulan ke depan (Agustus 2023).
Dalam Selekprov Cabor Barongsai ini, terdapat 8 tim yang akan bertanding mewakili daerahnya masing-masing. , Peserta terdiri dari beberapa kabupaten/kota diantaranya Kutai Timur diwakili 2 tim barongsai dari GuangDong, dari Paser 2 tim barongsai diwakilkan oleh Yayasan Darma Bakti, juga dari Berau diwakili 1 tim barongsai dan 1 tim naga, demikian pula Bontang diwakili 1 tim barongsai dan 1 tim naga.

“Dan untuk saat ini hanya tim itu yang berpartisipasi, sementara dari Kukar dan Samarinda, kali ini belum bisa partisipasi sih,” ucap Achien satu dari juri Selekprov Cabor Barongsai.
Kutai Timur menjadi salah satu tim yang mempersiapkan dengan matang aksi di laga Selekprov ini. Mereka sudah melakukan persiapan selama 1 bulan lebih, serta berambisi untuk bisa meloloskan atlit-atlit mereka mampu melenggang ke tahap TC.
“Sejauh ini persiapan kami sudah cukup matang, sekitar 90 persen untuk mengikuti Selekprov ini. Kami hanya tinggal menyempurnakan semuanya untuk hasil yg terbaik. Untuk persiapan sendiri sudah dimulai sejak 1 bulan yang lalu,” tutur Ferry, pelatih dari tim Kutai Timur.

Ferry juga menambahkan bahwa target yang mereka usung ingin memberikan hasil terbaik, mengingat ajang-ajang sebelumnya Kutim selalu menyapu bersih medali emas.
“Target tentu kita ingin meloloskan beberapat atlit-atlit kami untuk mengikuti TC guna persiapan Pra-Pon nanti, dan kami tentu akan memberikan hasil yang terbaik juga,” tandas Ferry.
Dirinya juga menegaskan kepada para atlitnya untuk menyiapkan mental dan emosional sebaik mungkin, agar bisa memberikan hasil yang terbaik nantinya.
“Kalau untuk kekuatan antar tim dari daerah lain sih merata ya, jadi kita balik lagi ke diri sendiri agar bagaimana bisa mengendalikan emosi kita,” jelasnya.
Terakhir Achien mengungkapkan, momen Selekprov ini sendiri sangat penting bagi para atlit-atlit, karena ajang ini merupakan seleksi untuk bisa mengikuti Pra-PON mewakili Kaltim nantinya. Setelah diadakannya Selekprov ini, nantinya akan diberlangsungkan TC guna mempersiapkan para atlit Kaltim agar siap di Pra-PON bulan Agustus 2023 mendatang.
Pada awalnya Selekprov ini bertajuk Kejurda dan seleksi ini ditujukan untuk mencari bibit-bibit ditambah barongsai saat ini telah masuk ke dalam cabang olahraga dan bukan lagi milik suku atau pun masyarakat tertentu.
“Siapapun mau join boleh, yang penting dia senang dulu sama barongsai, urusan fisiknya lemah kah atau apa, yang penting dia senang dulu di barongsai. Memang sih semua yang bertanding kan pengen menang, biar bisa lolos seleksi otomatis. Cuma di luar itu kita juga mencari pemain dari tim lain, yah mungkin, oh ini bagus di tambur kita bisa tarik dia, untuk ikut TC nya nanti, selanjutnya kan habis seleksi ini kan kita adakan TC, itu mungkin diawasi oleh tim fisiknya KONI, dia latih fisiknya apa segala semua, jadi semua masih berpeluang sih, entah nanti dia memang jago di main kepala, kita coba pasangkan sama yang ini, karena kan tujuannya TC ini untuk mencari yang terbaik untuk mewakili Pra-PON” tutup Achien. (Alex)
Editor : A Risa


