Samarinda, Busam.ID – Penemuan jasad seorang lansia bernama Suparman (77), Kamis (24/4/2025) pagi, mengakhiri pencarian selama 6 hari. Pria lansia yang sehari-harinya dikenal senang membantu masyarakat sebagai petugas pengambil sampah itu ditemukan tak bernyawa di parit dekat kuburan.
Korban merupakan warga Jalan P Antasari, Gang Nusa Indah, Kelurahan Teluk Lerong Ulu, sebelumnya dilaporkan hilang sejak, Sabtu (19/4/2025). Ketua RT 01 Gang Nusa Indah, Rahmat, menuturkan laporan kehilangan korban diterima, Selasa (22/4/2025) dari pihak keluarga.
“Setelah mendapat laporan dari keluarga, saya bersama keluarga langsung melaporkannya ke Polresta Samarinda,” ujarnya.
Jasadnya ditemukan di kawasan Jalan Raudah, Gang Sederhana, Kelurahan Teluk Lerong Ilir, Kecamatan Samarinda Ulu, yang berlokasi tidak jauh dari kuburan atau tempat pemakaman umum. Saksi mata yang pertama kali menemukan korban, Adnan, mengungkapkan penemuan terjadi sekitar pukul 09.00 Wita saat ia hendak mengganti filter air di belakang rumahnya.
“Saya belum sempat mengganti filter. Saat melihat ke arah parit, saya lihat ada tubuh manusia. Tidak pakai baju dan posisinya tengkurap di dalam parit yang berbatasan langsung dengan lereng pemakaman,” kata Adnan.
Adnan kemudian menghubungi Ketua RT setempat dan pihak kepolisian setelah menyadari penemuan tersebut. Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, korban memang diketahui sering berziarah ke makam almarhumah istrinya di kuburan itu.
Sani, salah seorang anggota keluarga korban, menjelaskan korban memiliki riwayat gangguan penglihatan yang seringkali menyulitkannya berjalan di medan yang tidak rata, terutama di area lereng dekat pemakaman.
“Kami sudah berusaha mencarinya selama berhari-hari, tapi tidak berhasil menemukannya. Makanya kami lapor ke polisi,” ungkap Sani.
Setelah ditemukan, jasad korban dievakuasi oleh petugas dari PMI Kota Samarinda dan Tim Inafis Polresta Samarinda. Usai dilakukan olah TKP, jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Wahab Syahranie (RSUD AWS) Samarinda untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, termasuk untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya. (zul)
Editor: M Khaidir


