Layanan Air Bersih di Kawasan Dataran Tinggi Masih Jadi Tantangan

Busam ID
Instalasi pengolahan air bersih di Perumdam Tirta Kencana Samarinda. Foto by Uca/Busam.ID

Samarinda, Busam.ID – Layanan air bersih di kawasan dataran tinggi Samarinda masih menjadi tantangan. Hal ini disoroti Anggota Pansus LKPJ DPRD Samarinda, Ismail Latisi.

Ia mempertanyakan langkah konkret Perumdam Tirta Kencana dalam memenuhi target layanan 100 persen pada 2029, khususnya di wilayah perbukitan seperti Gunung Manggah dan Gunung Steling.

“Kalau air mau naik ke sana bisa, cuma risikonya pipa di bawah bisa pecah karena dipaksa. Sementara target 2029 itu 100 persen, berarti wilayah gunung juga harus ada solusinya,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).

Menanggapi hal itu, Direktur Utama Perumdam Tirta Kencana Samarinda, Nor Wahid Hasyim, mengakui masih ada sejumlah titik yang belum terlayani optimal, terutama di kawasan dengan elevasi tinggi.

“Secara umum pelayanan sudah 84 persen, tapi memang ada beberapa titik seperti Gunung Manggah, Gunung Steling yang masih terkendala karena posisinya tinggi,” jelasnya.

Ia menyebut, solusi utama yang dibutuhkan adalah pembangunan booster untuk menambah tekanan air di titik terdekat. “Kalau dari jauh ditambah tekanannya, pipa tidak kuat dan bisa pecah. Jadi harus pakai booster di kaki gunung. Namun terkendala lahan. Sudah kami minta tempat, tapi belum ada yang bersedia,” ungkapnya.

Perumdam, lanjutnya, terus mencari alternatif, termasuk perbaikan jaringan pipa dan usulan melalui pokok pikiran DPRD. “Target 100 persen tetap kami upayakan, meski memang ada kendala teknis di lapangan,” tuturnya. (uca)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *