Samarinda, Busam.ID – Upaya pencarian terhadap Arbainsyah (46), pekerja borongan bongkar muat kayu log PT Kalamur yang tenggelam di Sungai Mahakam, ketika memasuki hari kedua, akhirnya membuahkan hasil. Sejak pagi, Tim SAR Gabungan kembali melakukan penyisiran intensif di sekitar lokasi kejadian menggunakan berbagai metode pencarian.
Dantim Basarnas Balikpapan, Nur Ngalim, mengatakan pencarian dimulai dengan briefing tim sebelum turun ke sungai menggunakan rubber boat dan alat V Search, alat pancingan yang dimodifikasi dari kearifan lokal untuk membantu mendeteksi objek di bawah air.
Bentuk V Search sendiri merupakan besi yang telah dicor, diikat benang pancing sepanjang 50 sentimeter dengan mata pancing berukuran besar di ujungnya. Alat tersebut dipasang pada tali panjang dan kemudian diulur hingga menyentuh dasar sungai untuk melakukan penyapuan.
“Sejak awal tim melakukan penyisiran sekitar 2 kilometer ke arah hilir, namun belum membuahkan hasil. Kondisi di lapangan juga cukup membahayakan karena arus Sungai Mahakam yang kuat,” ujar Nur Ngalim.
Pencarian sempat dihentikan sementara guna evaluasi, sebelum kembali dilanjutkan pada pukul 14.00 Wita. Tim kemudian memusatkan penyisiran di sekitar Last Known Position (LKP) korban dengan kembali mengoptimalkan penggunaan V Search.
Pada pukul 14.25 Wita, titik terang akhirnya muncul. Tim SAR menemukan tubuh Arbainsyah dalam radius sekitar 10 meter dari LKP. “Awalnya sarung tangan korban sempat tersangkut di mata pancing, namun saat diangkat tubuh korban terlepas. Kemudian dilakukan penyapuan ulang menggunakan V Search, dan mata pancing tersangkut di baju korban hingga akhirnya berhasil dievakuasi,” jelasnya.
Setelah diangkat ke permukaan, jenazah Arbainsyah langsung dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Operasi SAR resmi dinyatakan selesai setelah korban ditemukan. (zul)
Editor: M Khaidir


