Minim Progres, Dewan Minta Disdikbud Panggil Kontraktor Sekolah Terpadu

Busam ID
Yohanes Patiung (by dok yudi)

Balikpapan, Busam.ID – Anggota DPRD Kota Balikpapan, Yohanes Patiung meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan segera memanggil PT Sarjis Agung Indrajaya selaku kontraktor pelaksana proyek pembangunan Sekolah Terpadu Balikpapan Regency.

Pemanggilan itu dilakukan karena minimnya progres proyek pembangunan sekolah yang ada di kawasan Kecamatan Balikpapan Selatan tersebut. Yohanes mengatakan, seharusnya Disdikbud kota Balikpapan segera memanggil pihak kontraktor. Karena pengerjaan proyek pembangunan sekolah terpadu tersebut masih minim dan deviasi.

“Saya pribadi prihatin dengan pembangunan di kota Balikpapan, khususnya pembangunan sekolah terpadu di Balikpapan Regency, Balikpapan Selatan itu. Pasalnya, saat saya turun ke lapangan untuk melihat proses pengerjaannya, namun tidak ada kegiatan,” kata Yohanes, Jumat (19/5/2023).

Ia menyampaikan, pihaknya tidak mengetahui secara rinci kendalanya, apakah kontraktor tidak memiliki dana, atau bagaimana. Beberapa hari lalu pihaknya juga sempat melakukan inspeksi mendadak (Sidak). Tapi pihak kontraktor tidak berada di lapangan.

“Nanti kita akan melakukan rapat internal dulu, bagaimana selanjutnya, apakah nanti kita akan memanggil kembali pihak kontraktor dan Disdikbud Balikpapan, untuk menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP),” terangnya.

Dia menjelaskan, seharusnya Disdikbud Balikpapan meminta kepada pihak kontraktor untuk menambah pekerja dan melakukan lembur, agar target pengerjaan yang tertinggal bisa tercapai. Sebab jika tidak dilakukan seperti itu, bisa dipastikan pengerjaan tidak akan mencapai target.

“Untuk mencapai target tergantung pihak kontraktor, jadi dengan deviasi tersebut, harusnya pihak kontraktor menambah tenaga pekerja dan bekerja lembur, maka target rampungnya sekolah terpadu pada Desember 2023 ini, bisa tercapai. Saya yakin tidak akan rampung pada Desember 2023 ini. Apalagi sekolah yang dibangun ini bertingkat, sehingga butuh proses,” pungkasnya. (Muhammad M)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *