Kukar, Busam.ID – Pabrik Smelter Nikel PT Kalimantan Ferro Industry (KFI) di Kelurahan Pendingin, Kecamatan Sanga-Sanga, Kutai Kartanegara, Rabu (11/10/2023) sekira pukul 17.30 WIta terbakar.
Kebakaran pabrik yang baru diresmikan oleh Gubernur Kaltim Isran Noor dan Wakil Gubernur Hadi Mulyadi pada Selasa (19/9/2023) ini, menyebabkan satu orang korban luka bakar yang diduga tenaga kerja asing.
Korban mengalami luka bakar cukup parah, saat ini dalam penanganan Puskesmas Sanga-Sanga.
Kebakaran tersebut sempat terekam oleh (diduga)salah seorang pekerja di pabrik nikel tersebut dan sudah beredar di media sosial.
Menurut keterangan Lurah Pendingin, Hidayat saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, api diduga berasal dari salah satu boiler karena saat terjadi kebakaran tidak terdengar bunyi ledakan.
“Di lapangan memang itu boiler pembakaran batu bara, mungkin untuk peleburan nikel,” terang Hidayat kepada Busam.ID.
Kobaran api berhasil dipadamkan 20 menit kemudian setelah dikerahkan petugas Disdamkar Sanga-Sanga dan unit pemadam dari perusahaan itu sendiri.
Saat terjadi kebakaran, satu orang pekerja terlihat berada di lantai 3 bangunan tersebut dan mengalami luka bakar.
“Korbannya masih selamat saat dilarikan ke Puskesmas Sanga-Sanga,” terangnya.
Disebutkan oleh Hidayat, korbannya merupakan pekerja Warga Negara Asing (WNA) asal China dengan kondisi luka bakar cukup parah.
“Korban mengalami luka bakar dari kaki hingga sampai kepala, kalau diperkirakan sekitar 50 persen,” terangnya.
Karena kondisinya cukup parah, korban akhirnya dirujuk ke RSUD Abdul Wahab Syahrani untuk perawatan lebih intensif.
“Baru saja dilarikan ke RSUD Abdul Wahab Syahrani menggunakan ambulan milik kelurahan,” tutupnya. (Zul)
Editor : A Risa








