Samarinda, Busam.ID – Kesabaran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda terhadap truk kontainer yang parkir sembarangan di kawasan pergudangan Jalan Teuku Umar tampaknya habis. Rabu (3/6/2026), petugas akhirnya menindak tegas 6 kendaraan kontainer dengan cara menggembosi ban dan memasang stiker pelanggaran.
Penertiban dilakukan, setelah Dishub menerima 2 laporan masyarakat, masing-masing dari Sekretaris Komisi I DPRD Kota Samarinda dan ketua RT setempat. Keluhan yang disampaikan berkaitan dengan banyaknya truk kontainer yang berjejer di bahu jalan hingga mengganggu lalu lintas dan aktivitas warga.
Kepala Seksi Pengendalian dan Ketertiban Dishub Samarinda, Duri, mengatakan saat petugas tiba di lokasi, sejumlah kontainer terlihat parkir di sepanjang kawasan pergudangan dan rumah susun pergudangan.
“Kendaraan kontainer berbaris di bahu jalan, sehingga mau tidak mau kami lakukan tindakan. Ban kendaraan kami gembosi dan kami pasang stiker pelanggaran,” ujarnya.
Menurut Duri, stiker yang ditempel sengaja menggunakan perekat kuat agar sulit dilepas. Langkah itu dilakukan sebagai penanda kendaraan tersebut pernah melakukan pelanggaran.
Menariknya, saat petugas mulai melakukan penindakan terhadap kendaraan di bagian ujung jalan, sejumlah sopir kontainer lain langsung berusaha memindahkan kendaraannya dari lokasi.
“Awalnya cukup banyak. Begitu kami mulai menindak, banyak yang kabur. Akhirnya yang berhasil kami tindak sekitar 6 kendaraan kontainer,” katanya.
Duri mengakui pelanggaran parkir liar oleh kendaraan berat di kawasan tersebut sudah berulang kali dikeluhkan masyarakat. Namun hingga kini masih banyak pengemudi yang mengabaikan aturan.
Untuk memberikan efek jera, Dishub tidak hanya menggembosi ban, tetapi juga berkoordinasi dengan instansi terkait guna menindak kendaraan melalui data dan nomor seri yang tercatat.
“Kami berharap ada efek jera. Selama ini masyarakat terus mengeluhkan keberadaan kontainer yang parkir di bahu jalan. Penertiban akan terus kami lakukan agar ketertiban lalu lintas tetap terjaga,” tegasnya. (zul)
Editor: M Khaidir


