Samarinda, Busam.ID – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di 26 puskesmas Samarinda baru terealisasi 13,68 persen. Kendati angka tersebut dinilai cukup baik secara nasional, namun masih jauh dari target.
“Artinya secara nasional sudah cukup baik. Namun, kami tidak pungkiri peminat masyarakat melakukan CKG tersebut masih relatif kurang,” ujar Kabid SDK Dinkes Samarinda, Budi Setiawan, Minggu (31/8/2025).
Menurutnya, rendahnya partisipasi dipicu minimnya informasi yang diterima warga. “Karena mereka kebanyakan tidak tahu akan program tersebut. Sehingga perlu ada edukasi yang masif untuk memotivasi masyarakat. CKG ini penting, gratis, dan bermanfaat mengetahui kondisi kesehatan pasien,” terangnya.
Dinkes pun gencar sosialisasi lewat media sosial, website, videotron, hingga edukasi langsung saat masyarakat berkunjung ke puskesmas. “Di era digital saat ini, sosialisasi kami lebih banyak melalui media online, tetapi juga tetap dilakukan komunikasi langsung,” pungkasnya. (uca)
Editor: M Khaidir


