Samarinda, Busam.ID – Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Probebaya) tetap akan menjadi prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda, meski kebijakan efisiensi anggaran tengah diberlakukan.
Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah (P2EPD) Bapperida Samarinda, Nadya Turisna, menegaskan, hal tersebut merupakan arahan Wali Kota Andi Harun, bahwa Propebaya jangan sampai terganggu.
“Meski ada efisiensi, tidak boleh ganggu Probebaya, tidak boleh ganggu gaji pegawai. Karena uangnya langsung beredar di masyarakat. Ini dianggap sebagai pengungkit ekonomi masyarakat,” ujarnya, Selasa (16/9/2025).
Meski begitu, Nadya menyoroti rendahnya laporan realisasi keuangan di hampir semua kecamatan, meskipun realisasi fisik kegiatan di lapangan dinilai sudah berjalan. “Realisasi keuangan masih banyak yang masuk kategori rendah dan sangat rendah. Ini harus jadi perhatian serius,” ucapnya.
Ia juga mengingatkan agar perangkat kelurahan segera melengkapi laporan terkait penambahan anggaran untuk pemenang Probebaya Award yang belum terinput.
Kepala Bapperida Samarinda, Ananta Fathurrozi, menambahkan pentingnya kedisiplinan administrasi untuk mendukung jalannya program. “Yang belum input laporan supaya bisa segera diinput demi kelancaran kegiatan. Apalagi saat ini sudah memasuki Triwulan III dan menjelang akhir tahun,” tuturnya. (uca)
Editor: M Khaidir


