Progres Tak Mencapai Target, Kontraktor DAS Ampal Dinilai Tak Profesional

BusamID
Syukri Wahid (foto by Muhammad M)

Balikpapan, Busam.ID – Anggota Komisi III DPRD kota Balikpapan Syukri Wahid menilai, kontraktor pembangunan proyek pengendali DAS Ampal yakni PT Fahreza Duta Perkasa tidak professional dalam melaksanakan pekerjaannya.

Hal itu disampaikannya karena progress pengerjaan proyek dengan nilai mencapai Rp 136 miliar itu belum juga mencapai target yang diharapkan.

Khususnya untuk target pembukaan jalan di depan Global Sport yang awalnya ditargetkan pada tanggal 20 Februari ini, kembali molor hingga 28 Februari 2023 mendatang.

“Pihak kontraktor jangan terlalu mempermainkan publik. Karena sejak awal kegiatan proyek ini Dewan sudah mendukung, buktinya Dewan menganggarkan dan mensupport multiyears proyek tersebut,” kata Syukri, Selasa (21/2/2023).

Harusnya dikatakannya, kontraktor itu sudah mempertimbangkan dampak sosial dan ekonominya.

“Ini yang kita khawatirkan. Tujuan proyek ini kan bagus, tapi potensi Lose-nya sudah dari awal. Seperti progres yang tidak sesuai akhir tahun. Kemudian dikasih kesempatan kedua, serta ada diberikan Surat Peringatan Kedua (SP2) dan SP 3,” ujarnya.

Menurutnya, hal ini memperlihatkan ketidak becusan kontraktor proyek pengendali banjir DAS Ampal. Sebab apakah kontraktor mau menanggung kerugian yang telah terjadi pada pelaku usaha yang terdampak akibat proyek tersebut.

“Jadi jangan mempermainkan warga, saya menilai bahwa DPU kurang tegas dalam mengambil sikap. Karena kami komisi III DPRD kota Balikpapan sudah sepakat putus kontrak, tapi kalau pemkot masih belas kasihan dalam artian mempertimbangkan kelanjutan kontrak, namun tidak memperhatikan publik. Sebenarnya proyek ini untuk kepentingan kontraktor atau publik,” tegasnya.

Dia menerangkan, bahwa proyek tersebut merupakan untuk kepentingan warga kota Balikpapan.

Bukan buat kepentingan kontraktor.

Maka jangan terus mempermainkan publik. (Muhammad M)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *