Samarinda, Busam.ID – Setelah 3 hari dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan, korban tenggelam di Sungai Karang Mumus (SKM) akhirnya ditemukan. Muhammad Fajar (18), remaja yang dilaporkan hilang terseret arus saat berenang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Sabtu (25/10/2025) pagi.
Korban ditemukan sekitar pukul 09.38 Wita oleh warga bernama Darsiah sekitar 300 meter dari lokasi awal korban dilaporkan tenggelam. Saat ditemukan, tubuh korban tersangkut di tiang rumah bagian dapur dalam posisi miring dan masih mengenakan pakaian lengkap.
Darsiah mengaku awalnya tidak sengaja melihat bagian tubuh korban ketika sedang mencuci di belakang rumah.
“Saya pikir tadi tangan atau mungkin sampah, takutnya salah lihat. Kemudian saya panggil warga untuk memeriksanya, baru saya sadar kalau itu manusia,” ujarnya.
Koordinator Pos SAR Samarinda, Mardi Sianturi, membenarkan korban ditemukan oleh warga sebelum dilaporkan kepada tim SAR gabungan.
“Sejak pagi tadi, tim melakukan penyisiran ke arah hilir sejauh 5 hingga 6 kilometer. Namun korban ternyata ditemukan tak jauh dari lokasi awal, sekitar 300 meter. Korban ditemukan di bawah kolong rumah warga dalam kondisi meninggal dunia,” jelasnya.
Setelah dievakuasi, jenazah Muhammad Fajar langsung dibawa ke RS untuk pemeriksaan lebih lanjut, sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan di rumah duka.
Mardi juga menyampaikan rasa duka cita mendalam atas musibah yang terjadi. “Kami dari Basarnas menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Semoga keluarga diberi ketabahan dan almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa,” tutupnya. (zul)
Editor: M Khaidir


