Rotasi, Jaya Mualimin Pimpin Dinsos Kaltim, Andi Ishak Kembali ke Dinkes Kaltim

Busam ID
Jaya Mualimin (kanan) dan Andi Muhammad Ishak (kiri). Foto by Adit/Busam.ID

Samarinda, Busam.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melakukan rotasi pada dua jabatan pimpinan tinggi pratama yang berkaitan dengan sektor pelayanan publik.

Rotasi tersebut membuat Jaya Mualimin dan Andi Muhammad Ishak bertukar posisi. Jaya yang sebelumnya memimpin Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim kini dipercaya sebagai Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kaltim. Sementara Andi Muhammad Ishak kembali menduduki jabatan Kepala Dinkes Kaltim.

Pergantian jabatan itu tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Kalimantan Timur Nomor 800.1.3.3/3588/BKD/III tentang Pengangkatan PNS dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tertanggal 25 September 2026.

Penempatan Andi Muhammad Ishak di Dinkes Kaltim bukan merupakan posisi yang sepenuhnya baru. Sebelum memimpin Dinsos Kaltim, ia memiliki pengalaman sebagai Sekretaris Dinkes Kaltim dan pernah dipercaya menjadi Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinkes Kaltim.

Setelah sempat memimpin Dinsos Kaltim, Andi kini kembali dipercaya menangani sektor kesehatan.
Sementara Jaya Mualimin yang sebelumnya menjabat Kepala Dinkes Kaltim mendapat tugas baru memimpin Dinsos Kaltim.

Usai pengambilan sumpah jabatan di Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim, Senin (28/9/2026), Jaya mengatakan dirinya siap menjalankan tugas di mana pun ditempatkan.

“Jabatan ini amanah. Kami prajurit mau ditempatkan di mana saja, siap untuk menjalankan,” ungkap Jaya.
Jaya mengakui tugas barunya di Dinsos Kaltim menghadirkan tantangan berbeda. Menurutnya, persoalan sosial yang harus ditangani memiliki cakupan luas dan lebih kompleks.

Salah satu yang menjadi perhatiannya adalah pelayanan bagi penyandang disabilitas. Penanganannya mencakup berbagai kondisi, termasuk penyandang disabilitas yang membutuhkan penanganan khusus serta anak-anak dengan disabilitas.

Selain menangani persoalan tersebut, Jaya menyatakan akan meneruskan berbagai program yang sudah berjalan di Dinsos Kaltim.
Salah satunya berkaitan dengan kepesertaan BPJS bagi masyarakat penerima bantuan iuran.
“Saya ingin melanjutkan programnya Pak Andi Ishak. Terutama juga terkait dengan masalah-masalah sosial yang ada,” ujarnya.

Jaya juga menyebut rencana penyegaran jabatan sebenarnya telah dibicarakan sejak beberapa bulan lalu. Namun, informasi mengenai penempatan barunya baru diterima menjelang pelaksanaan pengambilan sumpah jabatan.

Sementara itu, Andi Muhammad Ishak mengatakan langkah pertama yang akan dilakukan setelah kembali memimpin Dinkes Kaltim adalah melakukan konsolidasi internal.

Ia juga akan memetakan berbagai persoalan yang masih dihadapi perangkat daerah tersebut untuk menentukan langkah penyelesaiannya.

“Kami juga akan segera konsolidasi ke dalam dan menggali persoalan yang ada. Kira-kira apa yang menjadi penyebab dan insyaallah kami juga akan mencari solusi tercepat yang bisa dilakukan,” kata Ishak.

Menurut Andi, program yang telah berjalan akan tetap dikawal. Sedangkan berbagai persoalan yang belum terselesaikan akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dan konsolidasi dengan pihak terkait.
Bagi Andi, perpindahan jabatan tidak berarti persoalan di tempat sebelumnya maupun tempat baru ikut berganti. Setiap posisi tetap memiliki tantangan yang harus dihadapi.

“Dimanapun kita ditempatkan, pasti ada tantangan, ada masalah. Intinya kita harus siap untuk menghadapi tantangan itu dan untuk bisa menyelesaikan ini sebaik-baiknya,” tutupnya.(Adit)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *