RTLH Terus Berkurang, Disperkim Siapkan Penataan Kawasan

Busam ID
Ronny Surya. Foto by Uca/Busam.Id

Samarinda, Busam.ID – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Samarinda membeberkan progres perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari 2022–2025. Total 64.317 unit RTLH sudah ditangani lewat berbagai skema pendanaan APBD kota, APBD provinsi, DAK integrasi, hingga APBN.

Data tersebut sekaligus menjadi dasar perubahan kebijakan mulai 2025, perbaikan tak lagi fokus per rumah, tapi berbasis penataan kawasan.

Pada 2022, RTLH yang tercatat berjumlah 22.064 unit. Program berlanjut di 2023 dengan peningkatan kualitas 234 unit dari APBD kota, 300 dari APBD provinsi, dan 105 dari DAK integrasi, sehingga tersisa 21.425 unit.

Kemudian 2024, intervensi meluas menjadi 597 unit yakni 166 (APBD kota), 156 (APBD provinsi), dan 275 (APBN), menyisakan 20.828 unit. Sementara 2025 hingga triwulan berjalan, APBD kota telah menangani 377 unit, dan total RTLH tersisa kini 20.313 unit.

Kabid Kawasan Permukiman Disperkim, Ronny Surya, menyebut pembangunan per unit rumah belum efektif karena lingkungan sekitar kerap tetap tidak sehat. “Selama ini kami membangun perbaikan rumahnya, tetapi lingkungan sekitarnya masih tidak sehat. Rumahnya memang sehat, tapi lingkungannya tidak sehat, akhirnya kembali tidak sehat,” ujarnya, Senin (17/11/2025).

Mulai 2025, pola kerja diarahkan ke penataan kawasan terkait sanitasi, drainase, pengelolaan limbah, proteksi kebakaran, hingga jaringan jalan ditata bersamaan.

“Ke depan kami akan membangun perumahan yang sehat dan layak huni. Jadi bukan lagi satu rumah per satu titik, tetapi penataan satu kawasan. Kalau ada 30 sampai 50 rumah, semuanya harus ditata bersama-sama,” pungkasnya. (uca)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *