Sambut IKN, Balikpapan Maksimalkan Layanan Online

BusamID
Tirta Dewi. (humas Pemkot Balikpapan)

Balikpapan, Busam.ID – Untuk menyambut rencana pemindahan ibu kota negara ke wilayah Kalimantan Timur, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan akan memaksimalkan layanan berbentuk e-service atau online.

Inspektur Kota Balikpapan Tirta Dewi mengungkapkan, hal ini menunjukkan adanya integritas dalam memberikan pelayanan tanpa tatap muka, yang menandakan adanya upaya menghindari korupsi, kolusi, nepotisme seperti pungutan liar.

“Balikpapan ke depan sebagai penyangga ibu kota Nusantara (IKN), sehingga kami berupaya dapat memberikan pelayanan public terbaik yakni dengan e-service. Atau pelayanan menggunakan sistem online,” ujarnya.

Melalui pelayanan secara online itu, diharapkan dapat memberikan transparansi atau kepercayaan kepada masyarakat. Juga kepastian dalam menerima pelayanan. Pihaknya berharap ke depan seluruh aparatur sipil negara (ASN) yang menyelenggarakan pemerintah bisa meningkatkan integritasnya.

“Sehingga kepercayaan masyarakat meningkat, mereka semakin puas terhadap layanan di Pemerintahan kota Balikpapan. Sehingga sesuai dengan Balikpapan berintegritas, Balikpapan bebas korupsi,” tandasnya.

Ia menambahkan, untuk mendukung rencana tersebut, Pemkot Balikpapan turut hadir meramaikan Integrity Expo yang dilaksanakan di Gedung Menara Bidakara Jakarta Selatan selama dua hari, 9-10 Desember 2022. Dalam kegiatan ini, Inspektorat Balikpapan hadir bersama lima Perangkat Daerah (PD) di Kota Balikpapan.

Kelima PD yang terlibat yakni DPMPTSP, DPPR, Disdukcapil, Dishub, dan Diskominfo Balikpapan. Kelimanya masing-masing membawa program yang mendukung pelaksanaan pemerintahan yang berintegritas.

Balikpapan menjadi salah satu pemerintah kota yang terpilih untuk mengikuti Integrity Expo dalam rangka peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) tahun 2022 yang dilaksanakan oleh KPK RI.

“Alhamdulillah Pemerintah Kota Balikpapan dipercaya mengikuti Expo Integrity ini karena ke depan semua akan memanfaatkan teknologi informasi di dalam memberikan pelayanan publik. Ini dilakukan untuk meminimalisir face to face atau tatap muka,” ungkap Tirta Dewi. (man)

Editor: Redaksi BusamID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *