Samarinda, Busam.id – Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menegaskan harga karbon biru dari ekosistem laut di Kaltim harus dijual tinggi agar hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat lokal.
“Seluruh hasil perdagangan karbon harus digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran masyarakat di sini,” ujarnya usai membuka talkshow Hari Mangrove Sedunia yang digagas Tribun Kaltim bersama YKAN di Pendopo Odah Lamin Etam, Selasa (26/8/2025).
Seno menyebut potensi karbon biru dari mangrove, karang, padang lamun, dan padang rumput laut di Kaltim nilainya bisa tiga hingga empat kali lipat lebih besar dibanding green economy berbasis daratan. Karena itu, ia menekankan transaksi harus dilakukan business to business (B2B) dengan harga terbaik.
“Nantinya kita akan melelang dan memperdagangkan karbon dengan harga terbaik yang bisa dicapai,” jelasnya.
Menurutnya, hasil perdagangan karbon akan diarahkan untuk pembangunan infrastruktur desa, pertanian, serta pengembangan ekonomi masyarakat melalui yayasan yang difasilitasi World Bank.
“Nantinya akan digunakan untuk membangun infrastruktur desa, pengembangan pertanian, dan peningkatan kegiatan ekonomi desa melalui yayasan yang difasilitasi World Bank,” pungkasnya. (uca/adv/diskominfokaltim)
Editor: M Khaidir


