Samarinda, Busam.ID – Ketersediaan hewan kurban di Samarinda menjelang perayaan hari raya Iduladha 1447 Hijriah dipastikan aman, meski harga sapi mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya.
Kepastian itu disampaikan Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Samarinda, Maskuri, yang menyebut pasokan sapi akan terus masuk ke Samarinda hingga 23 Mei 2026.
“Stok sapi kita aman, cuma memang ada perubahan harga karena biaya transport juga naik. Normalnya harga sapi 55 per kilogram, saat ini berkisar Rp80 ribu-Rp90 ribu dan per ekornya mulai Rp18 juta hingga Rp35 juta tergantung ukuran dan bobot,” ujarnya saat ditemui Busam.ID di kantornya, Senin (11/5/2026).
Maskuri menyebut sejak Februari 2026 terdapat sekitar 15.200 ekor sapi yang turun di Samarinda. “Itu kita anggap sebagai stok kurban, memang belum tentu untuk Samarinda semua tapi singgah di pasar hewan kita. Itu dari Kupang belum dari Sulawesi,” terangnya.
Kebutuhan kurban di Samarinda dalam 2 tahun terakhir berada di kisaran 5.700 ekor sapi dan sekitar 3 ribu kambing maupun domba. Maskuri mengatakan peternak lokal di Samarinda juga menyiapkan sapi hasil penggemukan menjelang Iduladha.
“Masyarakat sebenarnya kalau ingin kualitas sapi yang maksimal itu ada di petani, cuma memang harganya lebih tinggi karena performa sapinya juga lebih bagus,” tutupnya. (uca)
Editor: M Khaidir


