Samarinda, Busam.ID – Bangunan baru SDN 001 Samarinda Ilir yang mulai dibangun sejak Juni lalu menuai sorotan. Proyek senilai Rp4 miliar lebih itu dinilai belum memenuhi standar kualitas. Hal tersebut terungkap saat Komisi I DPRD Kota Samarinda melakukan peninjauan langsung ke lokasi.
Anggota Komisi I DPRD Samarinda Anhar yang meninjau langsung proses Pembangunan menilai kualitas bangunan jauh dari harapan.
“Pembangunannya tidak mencerminkan bangunan yang profesional. Itu dibuktikan pemasangan lampunya asal-asalan, pintunya juga desainnya kurang. Belum lagi air masuk, ada kebocoran. Padahal anggarannya cukup besar, 4 miliaran lebih,” tegasnya, Selasa (21/10/2025).
Ia bahkan meminta kontraktor pelaksana untuk diblacklist. “Saya minta itu di-blacklist kontraktornya. Pembangunannya salah-salah, tidak profesional,” ujarnya.
Salah seorang Guru SDN 001, Lili Qamariyah menyebut, gedung baru tersebut menggantikan bangunan lama berbahan kayu yang sudah rusak berat. “Sebelumnya bangunannya kayu banyak yang sudah bobrok dan jabuk. Jadi ini bangunan baru dari ujung ke ujung sampai ke atas, dibangun dari bulan Juni kemarin,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Pembinaan SD Disdik Samarinda, Andi Tenri, memastikan pihaknya akan segera menindaklanjuti temuan tersebut. “Itu masih dalam tahap pemeliharaan. Kita akan segera menghubungi pihak kontraktor untuk menindaklanjuti keluhan-keluhan yang memang harus segera ditangani,” tuturnya. (uca)
Editor: M Khaidir


