Tidak Dapat Gelar Pasar Murah, Pemkot Balikpapan Terkendala Anggaran

Busam ID
Haemusri (Foto By Muhammad M)

Balikpapan, Busam.ID – Pemerintah Kota Balikpapan tidak dapat menggelar pasar murah secara rutin untuk menekan kenaikan harga komoditas pangan. Keterbatasan anggaran menjadi salah satu kendala pemerintah dalam menyediakan program pangan murah bagi masyarakat.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan Haemusri Umar mengatakan, kegiatan pasar murah umumnya hanya dapat dilakukan pada momentum tertentu, seperti hari besar keagamaan.

Menurutnya, kondisi harga pangan saat ini juga mendapat tekanan akibat fenomena El Nino yang berdampak terhadap produksi dan biaya logistik.

“Memang harga komoditas pada saat El Nino saat ini ada kenaikan. Pengaruh El Nino ini dari tingkat produksi, kemudian logistik juga mengalami kenaikan,” ujar Haemusri, Senin (28/9/2026).

Meski tidak dapat rutin menggelar pasar murah, pemerintah tetap melakukan sejumlah upaya untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan. Salah satunya melalui kegiatan pangan murah yang digagas Polda Kalimantan Timur.

Pemkot Balikpapan juga akan melaksanakan kegiatan dalam rangka Hari Keluarga Berencana Nasional (Harganas) sebagai salah satu alternatif untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga terjangkau.

Dari sisi ketersediaan, stok beras di Balikpapan masih dinilai mencukupi. Sekitar 1.300 ton beras saat ini masih tersedia di Bulog.

Sementara komoditas lainnya, pemerintah mengandalkan distributor untuk menjaga kelancaran pasokan dan distribusi pangan.

Di tengah kondisi tersebut, Pemkot Balikpapan memberikan toleransi kenaikan harga komoditas maksimal 5 persen dari harga eceran tertinggi atau HET.

“Yang jelas pemerintah hanya memberikan toleransi 5 persen daripada harga HET. Pemerintah hanya bisa menoleransi itu, selain itu tidak bisa,” tegasnya.
(Muhammad M)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *