Samarinda, Busam.ID –Dalam rangka kunjungan Wakil Presiden Republik Indonesia KH. Ma’ruf Amin, ke Kota Samarinda Kalimantan Timur, pemerintah daerah melakukan sejumlah persiapan untuk menyambut kedatangan pemimpin nomor dua negara ini.
Kedatangan Ma’ruf Amin ke Kaltim beragenda utama untuk mengukuhkan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Kalimantan Timur periode tahun 2023-2025, pada Jumat (4/8/2023) pagi. Lokasi acara di komplek Kantor Gubernur Kaltim, Gedung Odah Etam Jalan Gajah Mada Samarinda.
Dalam pengukuhan tersebut, Gubernur Kaltim Isran Noor ditunjuk sebagai pemimpin KDEKS Provinsi Kaltim yang didampingi Sekretaris KDEKS Sri Wahyuni serta pemimpin perangkat daerah dalam lingkup Pemerintah Provinsi Kaltim.
Wapres mengatakan KDEKS diharapkan berjalan dengan baik karena potensi ekonomi Kaltim yang sangat besar.
“Kawasan Kaltim telah sah menjadi lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN) dan pemindahan ibu kota negara ini akan menjadi magnet pertumbuhan ekonomi baru,” tutur Wapres.
Akan tetapi tegas Ma’ruf, potensi tersebut tidak akan bergerak kalau tidak ada KDEKS yang menggerakkannya. Untuk itu Wapres berkoordinasi dengan Sekretaris Menteri Keuangan agar mempercepat pergerakan KDEKS di setiap daerah sesuai dengan potensi yang dimiliki daerah tersebut.
“Itu saya kira akan berjalan terus dan karena masalah ke dapannya akan seperti apa, karena ini sudah dipercaya menjadi bagian dari Undang-Undang, UU Syariah dan juga sertifikiasi halal serta UU Asuransi,” tambahnya.
Dalam pergerakannya, KDEKS akan menganut dua sistem yakni Konvensional dan Syariah yang sudah masuk dalam sylistem Nasional Indonesia.
Sementara itu, Gubernur Isran Noor mengatakan kegiatan perekonomian di Kaltim berjalan baik ditandai dengan naiknya pertumbuhan ekonomi yang terus melambung.
“Sesuai dengan instruksi Pak Wapres, kita akan segera membuat program berkelanjutan,” terang Isran Noor dalam jumpa persnya.
Isran Noor menambahkan dalam penunjukan pemimpin KDEKS, Wapres tidak menyebutkan nama, melainkan jabatan sehingga meskipun terjadi pergantian yang menjabat sebagai Gubernur, program tersebut akan terus berjalan.
“Siapa pun yang menjadi Gubernur nanti dengan program yang sudah ada harus jalan, kalau programnya tidak berjalan, Gubernurnya yang dijalankan,” ucap Isran Noor sembari berseloroh.
Pengukuhan juga dirangkai penyerahan bantuan sosial kepada 300 Apartur Sipil Negara golongan 1 dan golongan 2 dari Taspen serta bantuan program sosial Bank Indonesia meliputi fasilitas sarana workshop dan soft cassing produk manik Kaltim kepada Ketua Kelompok Usaha Bersama Manika Kaltim senilai Rp350 juta oleh Wapres Maruf Amin, didampingi Gubernur Isran Noor, Direktur PT Taspen dan pimpinan Bank Indonesia. (Zul)
Editor : A Risa


