Afif Rayhan: Saya akan Rekomendasikan Cabut Izin SPBU yang Nakal
Samarinda, BusamID – Andi Muhammad Afif Rayhan Harun, salah satu anggota Komisi I DPRD kota Samarinda mengaku menerima beberapa keluhan dari warga Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda terkait aktivitas SPBU di kawasan tersebut. Warga mengeluhkan antrian truk di SPBU Sempaja Selatan yang mengular jauh hingga menutupi toko dan tempat aktivitas mereka. Keluhan itu disampaikan warga sewaktu reses wakil rakyat yang akrab disapa Reyhan itu ke Sempaja Selatan belum lama ini. Qq
Banyak warga mengeluhkan gegara antrian truk di SPBU ini, rumah maupun tempat usahanya terhalang.
Rayhan menyoroti jika antrian panjang truk yang sudah sejak lama dikeluhkan masyarakat ini. Kondisinya antrian truk SPBU itu sudah mengganggu lingkungan. Apalagi sudah lama terjadi bahkan sering disuarakan baik secara langsung maupun melalui media sosial. Ternyata keluhan warga ini tak mendapat respon positif dari pihak SPBU.
“Antrean truk ini, sudah saya suarakan sejak lama,” ungkap Reyhan.
Dia menyebut antrian truk tak hanya terjadi di wilayah SPBU Sempaja Selatan, tapi juga terjadi di beberapa SPBU lainnya di Kota Samarinda.
Karena itu, pihaknya akan terus melakukan koordinasi lintas komisi agar persoalan ini bisa dicarikan solusinya.
“Saya akan rekomendasikan cabut izin SPBU nakal tersebut, jika SPBU tersebut tidak mendengarkan arahan dari Komisi III karena ini juga menyangkut perizinan,” tegasnya.
Selain masalah antrian truk SPBU, warga setempat juga mengeluhkan kondisi jalan dan drainase yang perlu revitalisasi.
Menanggapi keluhan tersebut, terutama berkaitan infrastruktur jalan yang masuk kategori jalan provinsi, Reyhan menyebut pihaknya akan melakukan koordinasi dengan DPRD Kalimantan Timur sebagai pemilik kewenangan terkait infrastuktur jalan di kawasan tersebut.
“Saya tahu kewenangannya ada di Pemerintah Provinsi dan bukan kewenangan saya di DPRD Kota Samarinda. Tapi akan saya sampaikan ke teman-teman Partai Gerindra Kaltim untuk mencari solusi sehingga persoalan inu bisa segera diselesaikan sehingga warga yang melintas juga nyaman,” ujarnya. (adv/ry)








