Samarinda, Busam.ID – Zebra cross mulai terpasang di Jalan Juanda, depan SMPN 4 Samarinda usai proses perizinan yang cukup panjang. Fasilitas penyeberangan itu dibangun sebagai pengganti Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang dibongkar karena kondisinya dinilai membahayakan pengguna.
Staf Lalu Lintas Dishub Samarinda, Budi, menjelaskan pemasangan zebra cross tidak bisa dilakukan cepat karena lokasi berada di jalan nasional sehingga wajib mendapat izin Kementerian Perhubungan. “Kami bersurat ke BPTD (Balai Pengelola Transportasi Darat) di Balikpapan lalu diarahkan ke Kementerian. Dua kali kami presentasikan kajiannya lewat zoom,” ujarnya, Kamis (27/11/2025).
Izin manajemen rekayasa lalu lintas kini sudah turun. Dishub mulai membuat marka dan menyesuaikan median jalan yang sebelumnya terlalu tinggi. “Median sudah direndahkan oleh PUPR, tinggal penyempurnaan marka. Rambu-rambu nanti dipasang menyusul,” katanya.
Rambu yang dipasang antara lain peringatan hati-hati, penyeberangan pejalan kaki, hingga rambu lokasi zebra cross. Seluruh pekerjaan menggunakan APBD, termasuk penurunan median. Dari hasil kajian, Budi menyebut pembangunan ulang JPO dinilai masih memungkinkan, namun membutuhkan proses dan anggaran besar. Untuk sementara, zebra cross menjadi opsi tercepat dan paling realistis untuk memastikan siswa dapat menyeberang dengan lebih aman.
“Anggarannya dari kita, untuk median jalan diturunkan PUPR,” pungkasnya. (uca)
Editor: M Khaidir


