Balikpapan, Busam.ID – Memasuki rencana penghapusan pertalite pada tahun 2024 mendatang, dua dari 14 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Balikpapan tak lagi melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi untuk kendaraan roda empat atau mobil.
Demikian diumumkan Sales Branch Manager Rayon I Kaltimut Ferry Fernando kepada wartawan di Pemkot Balikpapan, Senin (27/11/2023). Dua SPBU yang dimaksud yakni SPBU Stal Kuda dan SPBU Sepinggan.
“Per Sabtu kemarin kami lakukan kebijakan, untuk SPBU Stal Kuda dan SPBU Sepinggan ditetapkan sebagai SPBU Pertalite yang hanya melayani kendaraan roda dua saja,” kata Ferry.
Adapun untuk kendaraan roda empat, lanjutnya, dialihkan atau diperbolehkan mengisi BBM Pertalite di SPBU MT Haryono Dam dan SPBU Gunung Guntur.
“Di MT Haryono kita ada penambahan jam operasional. Yang tadinya untuk Pertalite itu sampai pukul 22.00 Wita, karena ada pengalihan kita perpanjangan sampai pukul 00.00 Wita,” ungkapnya.
Menurutnya, pengalihan ini dilakukan untuk mengatasi antrean panjang yang kerap terjadi di jalur SPBU Stal Kuda dan SPBU Sepinggan. “Kami lihat titik kemacetan itu ada di dua SPBU itu. Kami harapkan kebijakan ini bisa kita jalankan dan bisa membantu masyarakat untuk mengatasi antrean panjang dan juga kemacetan,” tuturnya.
Namun demikian, Ferry mengingatkan kepada para konsumen yang biasa membeli BBM non subsidi atau Pertamax Series dan Dex Series bahwa tetap disediakan jalur khusus. “Identitas jalurnya menggunakan cat merah. Biasanya paling depan pintu masuk SPBU,” ucapnya. (Muhammad M)
Editor: M Khaidir


