Samarinda, Busam.ID – Saat kumandang azan salat Jumat menggema, Jumat (3/6/2022) disaat itu pula warga Jalan Raudah 5 Kelurahan Teluk Lerong Ilir dikagetkan dengan kemunculan kobaran api yang semakin besar melalap bangunan terbuat dari bahan kayu.
Menurut keterangan warga sekitar, sebelum munculnya kobaran api terlebih dahulu terdengar suara ledakan.
“Saya dengar empat kali ledakan dari rumah di depan saya. Setelah ledakan tersebut muncul api,” terang Yunita, salah seorang warga Jalan Raudah 5.
Dinas Pemadam Kebakaran (Disamkar) Kota Samarinda beserta Relawan berupaya memadamkan api. Namun Petugas terkendala minimnya titik air dan akses menuju lokasi yang sempit.
“Kami terkendala minimnya sumber air. Dan jalan aksesnya selain sempit juga menanjak, jadi sungguh kesulitan kami untuk menuju titik api,” kata Kepala Disdamkar Samarinda Hendra AH.
Dalam kurun waktu 1.5 jam api akhirnya berhasil dipadamkan, namun 8 bangunan tak bisa terselamatkan dan hangus terbakar. Akubatnya 5 Kepala Keluarga dengan 20 jiwa harus kehilangan tempat tinggal.
“8 bangunan yang terbakar terdiri dari 4 rumah tunggal, 3 rumah kosong dan 1 bangsal dengan 3 pintu, sementara yang terdampak ada 2 rumah,” tambahnya.
“Pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti kebakarannya,” tutupnya.
Beruntung dalam musibah tersebut tidak memakan korban, hanya 2 orang mengalami luka bakar dan terkena sengatan listrik. (dic)
Editor: Redaksi BusamID








