Samarinda, Busam.ID — Perumdam Tirta Kencana Samarinda akan melakukan kegiatan pengurasan bak sedimentasi, Water Treatment Plant (WTP), dan lagoon di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Samarinda Seberang pada Selasa (12/5/2026).
Kegiatan pemeliharaan tersebut dijadwalkan dimulai pukul 08.00 Wita dengan estimasi pekerjaan berlangsung selama 10 jam. Dampaknya, distribusi air bersih ke sejumlah wilayah dipastikan mengalami gangguan sementara hingga aliran tidak mengalir.
Wilayah terdampak meliputi Jalan Sultan Hasanuddin, Jalan Bung Tomo, Jalan Pangeran Bendahara, Jalan Hos Cokroaminoto, Jalan KH Harun Nafsi, Jalan Mangkupalas dan sekitarnya, Perumahan Keledang Mas, hingga Perumahan UKA dan kawasan sekitar.
Asisten Manajer Humas Perumdam Tirta Kencana Samarinda, Haidir Fadli mengatakan pengurasan dilakukan sebagai bagian dari pemeliharaan rutin guna menjaga kualitas produksi dan distribusi air bersih kepada pelanggan.
“Kegiatan ini penting dilakukan untuk menjaga performa instalasi pengolahan air agar tetap optimal, sekaligus memastikan kualitas air yang didistribusikan ke pelanggan tetap terjaga,” ujarnya.
Menurut Haidir, proses pengurasan sedimentasi dan pembersihan instalasi perlu dilakukan secara berkala agar tidak terjadi penumpukan endapan yang dapat memengaruhi kapasitas produksi maupun kualitas air.
Ia juga mengimbau pelanggan di wilayah terdampak untuk menyiapkan cadangan air secukupnya sebelum pekerjaan dimulai.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Pelanggan kami harapkan dapat menampung air terlebih dahulu untuk kebutuhan selama proses pekerjaan berlangsung,” katanya.
Haidir menambahkan, setelah pekerjaan selesai dilakukan, distribusi air akan kembali dinormalisasi secara bertahap menyesuaikan kondisi tekanan jaringan di lapangan.
Perumdam Tirta Kencana juga memastikan petugas akan berupaya mempercepat proses pengerjaan agar layanan kepada masyarakat dapat segera kembali normal.(Adit/adv)
Editor: M Khaidir


