Samarinda, Busam.ID – Polisi masih mendalami kasus meninggalnya seorang pria yang diduga pelaku pencurian di area galangan kapal kawasan Bantuas, Kecamatan Palaran, Samarinda. Korban disebut meninggal dunia usai terlibat duel dengan petugas keamanan perusahaan saat aksi penyusupan berlangsung, Minggu (10/5/2026) dini hari.
Kasat Reskrim Polresta Samarinda, AKP Agus Setiawan, Senin (11/5/2026), mengatakan penanganan kasus tersebut saat ini masih dilakukan Polsek Palaran bersama Satreskrim Polresta Samarinda.
“Perkaranya masih baru dan saat ini masih dilakukan gelar perkara terkait status dari pihak-pihak yang sudah kami periksa,” ujar Agus.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban diduga datang bersama 2 rekannya menggunakan perahu ke salah satu galangan kapal di Palaran dengan tujuan mencuri barang milik perusahaan. “Jumlahnya ada 3 orang. 2 orang melarikan diri, sedangkan 1 orang tertinggal di sekitar kapal,” katanya.
Saat kejadian, petugas keamanan perusahaan tengah melakukan patroli karena lokasi tersebut sebelumnya disebut beberapa kali menjadi sasaran pencurian.
Sebagian petugas melakukan pengejaran terhadap pelaku yang kabur, sementara petugas lain mendekati perahu yang ditinggalkan. Di situlah terjadi perlawanan.
“Pada saat didekati, orang tersebut membawa parang sehingga terjadi pembacokan ke arah lengan korban,” jelas Agus.
Korban mengalami luka serius di bagian lengan hingga mengalami pendarahan hebat. Polisi menyebut korban akhirnya meninggal dunia saat berada di atas perahu dalam proses evakuasi.
Namun, muncul fakta lain yang kini turut didalami penyidik. Korban disebut berada dalam kondisi tangan terikat saat meregang nyawa.
“Masalah posisi korban saat meninggal itu masih kami dalami, termasuk terkait kondisi tangannya yang terikat,” ungkap Agus.
Polisi belum memberikan kesimpulan terkait bagaimana korban bisa berada dalam kondisi tersebut. Sejumlah saksi, termasuk petugas keamanan perusahaan, masih menjalani pemeriksaan intensif. “Kami masih mengumpulkan keterangan dan pendalaman lebih lanjut. Nanti perkembangan berikutnya akan kami sampaikan,” tutupnya.
Sementara itu, 2 rekan korban yang melarikan diri hingga kini masih dalam pencarian. (zul)
Editor: M Khaidir


