Banjir Rendam Rumah Warga di Selili Samarinda

Busam ID
Kondisi pemukiman warga di Jalan Haji Merhusein Gang Delima yang terendam banjir, Senin (15/6/2026). Foto by Zulkarnain

Samarinda, Busam.ID – Sejumlah rumah di Jalan Haji Marhusein Gang Delima, Kelurahan Selili, Kecamatan Samarinda Ilir, sempat terendam banjir dengan ketinggian mencapai 70 hingga 80 sentimeter, Senin (15/6/2026). Meski air berangsur surut beberapa jam kemudian, genangan yang masuk hingga ke dalam rumah membuat warga harus berjibaku membersihkan lumpur dan menyelamatkan barang-barang mereka.

Bagi Edi, warga setempat yang telah menetap selama 17 tahun, banjir kali ini menjadi salah satu yang paling besar pernah ia alami.
“Selama saya tinggal di sini 17 tahun, baru kali ini yang agak besar. Biasanya banjir cuma di jalan, tapi kali ini air sampai masuk ke dalam rumah,” ujarnya.

Menurut Edi, hujan yang mengguyur kawasan tersebut sebenarnya tidak berlangsung lama. Namun, derasnya curah hujan membuat air dengan cepat meluap dan merendam permukiman warga.

“Hujannya sebentar saja, tapi airnya cepat naik. Kalau banjir biasa sih kami sudah terbiasa, paling di jalan saja. Ini yang agak luar biasa rasanya,” katanya.

Akibat banjir tersebut, aktivitas warga sempat terganggu. Mereka yang hendak bekerja terpaksa memindahkan kendaraan lebih dahulu ke tempat yang lebih tinggi sebagai langkah antisipasi.

“Kalau mau kerja dan cuaca sudah mendung, biasanya motor kami taruh di pinggir jalan yang lebih tinggi. Kalau tidak, pas banjir seperti ini motor tidak bisa keluar,” jelasnya.

Meski genangan tidak berlangsung lama dan air perlahan surut seperti “air lewat”, warga mengaku tetap direpotkan dengan pekerjaan membersihkan rumah dan lingkungan setelah banjir.

“Yang jelas repot. Setelah air surut harus bersih-bersih lagi. Aktivitas juga terganggu,” ungkapnya.

Edi berharap ada langkah konkret untuk mengurangi potensi banjir yang kerap terjadi di kawasan tersebut. Menurutnya, di belakang permukiman terdapat saluran pembuangan yang terhubung ke sungai, namun perlu adanya penanganan agar aliran air dapat lebih lancar.

“Harapan kami tentu banjir ini bisa dikurangi. Memang di mana-mana sekarang banjir, tapi kalau bisa ada upaya supaya air cepat mengalir dan tidak sampai masuk ke rumah warga,” harapnya.

Meski banjir di kawasan tersebut bukan hal baru, warga mengaku kejadian kali ini terasa berbeda. Selain ketinggian air yang lebih besar, genangan juga masuk ke rumah-rumah yang sebelumnya jarang terdampak, membuat warga berharap adanya solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan tersebut. (zul)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *