Samarinda, Busam.ID– Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur terus memperketat pengawasan kualitas pekerjaan jalan nasional. Salah satu langkah yang dilakukan yakni melaksanakan trial mix atau uji campuran aspal pada ruas Gunung Tabur–Usiran Tanjung Batu untuk memastikan material yang digunakan memenuhi spesifikasi teknis.
Tahapan tersebut menjadi bagian penting sebelum pekerjaan penghamparan dilakukan secara penuh. Melalui trial mix, komposisi campuran aspal dan agregat diuji guna menghasilkan perkerasan jalan yang memiliki daya tahan optimal terhadap beban lalu lintas maupun pengaruh cuaca.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.7 BBPJN Kalimantan Timur, Puput Setya Nugroho, mengatakan pengujian campuran aspal dilakukan sebagai bentuk pengendalian mutu agar kualitas pekerjaan sesuai standar yang telah ditetapkan.
“Pelaksanaan trial mix di ruas Gunung Tabur–Usiran Tanjung Batu dilakukan untuk memastikan mutu campuran aspal yang digunakan telah memenuhi spesifikasi teknis. Dengan demikian, kualitas hasil pekerjaan dapat terjaga dan memberikan umur layanan jalan yang lebih baik,” ujar Puput.
Menurutnya, seluruh material yang akan digunakan harus melalui tahapan pengujian terlebih dahulu, mulai dari proporsi agregat hingga kadar aspal yang tepat. Hasil dari trial mix nantinya menjadi acuan dalam proses produksi campuran aspal secara massal.
Puput menegaskan, kualitas konstruksi jalan menjadi perhatian utama Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBPJN Kaltim. Karena itu, setiap tahapan pekerjaan dilakukan secara cermat dan mengacu pada standar teknis yang berlaku.
“Kami ingin memastikan material yang dihampar benar-benar sesuai dengan desain dan spesifikasi. Pengendalian mutu dilakukan sejak proses produksi hingga pelaksanaan di lapangan agar jalan yang dibangun aman, nyaman, dan memiliki ketahanan yang optimal,” katanya.
Ruas Gunung Tabur–Usiran Tanjung Batu sendiri merupakan salah satu jalur penting yang mendukung konektivitas dan aktivitas masyarakat di Kabupaten Berau. Dengan pengawasan mutu yang ketat, diharapkan infrastruktur jalan yang dibangun dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi pengguna jalan dan mendukung kelancaran distribusi barang maupun mobilitas masyarakat.(Adit)
Editor: M Khaidir


