Samarinda, Busam.ID – Waspada penyebaran varian baru virus corona Omicron, Juru Bicara Satuan Tugas (Jubir Satgas) Covid-19 Kalimantan Timur (Kaltim) Andi M Ishak, mengajak masyarakat selalu menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam beraktivitas sehari-hari. Menurut AM Ishak, penerapan prokes dalam kegiatan sehari-hari menjadi benteng bersama mencegah mewabahnya Omicron, varian baru corona.
“Jangan kira sudah vaksin lantas bebas covid. Karena kuman covid juga berkembang. Model pertama sudah kita ambil vaksin, kemudian muncul varian baru yang lebih bandel. Maka daripada muncul keresahan-keresahan juga sebagai antisipasi, kita terus terapkan prokes dalam kegiatan sehari-hari,” urai AM Ishak, di sela menghadiri Peringatan HUT Kaltim ke-65 di Hotel Mercure Jl Mulawarman Samarinda.
Selain itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk menghindari bepergian kecuali untuk keperluan atau urusan yang betul-betul urgen. Langkah proteksi juga perlu diterapkan secara kelembagaan. Seperti pintu masuk bandara internasional yang perlu memperketat pemindaian kesehatan pendatang.
“Pintu masuk bandara harus diperketat bagi pendatang ke Indonesia. Demi meminimalisir kedatangan kuman via manusia, sebab kuman ini datang dari luar negeri. Juga bandara-bandara daerah khususnya di Kaltim, tetap waspada dengan melakukan pemindaian terhadap penumpang yang terindikasi demam,” tegas AM Ishak.
Jika prosedur pelaku perjalanan ke luar negeri dilaksanakan dengan baik, terutama waktu karantina bagi mereka yang masuk ke Indonesia, Ishak optimis omicron dapat dicegah penyebarannnya.
“Sepanjang prosedur kita terapkan dengan baik, khususnya karantina maka itu bisa menekan varian baru ini,” optimis Ishak.
Menilik pengalaman daerah lain, Ishak menuturkan jika varian omicron ini bergerak sangat cepat sehingga perlu pencegahan yang lebih masif.
Dari infografis per tanggal 7 Januari, jumlah pasien Covid-19 di Kaltim yang dirawat sebanyak 18 orang. Angkanya terus mengalami penurunan sehingga Ishak terus mengingatkan agar prokes harus tetap diutamakan.
“Angka pasien covid untuk Kaltim sudah mengalami penurunan. Meski begitu, prokes jangan sampai kita abaikan. Sebab varian baru (omicron) sedang mengintai,” pungkasnya. (kaka nong/an)








