DOC Siapkan 3 Staisun Layanan Darurat 24 Jam

BusamID
Melliyani Agustini - Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Samarinda. Sumber Foto : Kaka Nong

Samarinda, Busam.ID – Program Doctor On Call (DOC) Kota Samarinda yang bisa diakses 24 jam, menyediakan 3 stasiun pelayanan darurat esehatan masyarakat Kota Tepian. Ketiga stasiun kesehatan itu terdiri wilayah Samarinda Seberang berpusat di Puskesmas Baqa, wilayah Samarinda Utara di Puskesmas Lempake dan yang terakhir untuk areal Samarinda Kota dipusatkan di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).

“Jadi untuk warga Samarinda yang sedang dalam kondisi gawat darurat bisa hubungi call center yang berada di wilayahnya masing-masing,” ungkap Melliyani Agustini Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda Melliyani Agustini, dikonfirmasi Busam.ID terkait pelaksanaan DOC Selasa (18/01/2022).

Terhadap keluhan gawat darurat pasien sehingga harus didatangi, Melly menyatakan keputusan itu tergantung dokter yang menerima laporan. Meski fungsinya sebagai layanan darurat, tidak semua pasien bisa didatangi oleh petugas DOC. Jika kondisi pasien masuk kategori darurat, maka tim yang bertugas akan bergerak menuju lokasi pasien untuk melakukan penanganan.

“Tidak semua bisa didatangi. Jika dokter bilang tidak masuk kategori darurat maka dokter hanya mengarahkan. Tapi kalau memang darurat maka semua petugas langsung ke lokasi,” jelas Melli.

Karena sifatnya kedaruratan, layanan ini diprioritaskan kepada pasien usia lanjut (lansia), ibu hamil, bayi dan balita, nifas serta warga dalam keadaan darurat.

Melly menerangkan, sebelum penanganan dokter yang bertugas terlebih dahulu berkomunikasi dengan pasien. Ketika kondisi pasien diharuskan untuk dirujuk maka pihak DOC akan melakukan rujukan ke Rumah Sakit yang ada di Kota Tepian.

Jika pasien tidak memiliki Jaminan Kesehetan seperti BPJS dan lain sebagainya, maka si pasien akan dirujuk ke Rumas Sakit Abdul Moeis milik Pemkot Samarinda.

“Petugas bisa lakukan rujukan di rumah sakit yang ada jika pasien punya jaminan kesehatan. Jika tidak ada maka petugas akan lakukan rujukan ke rumah sakit milik pemkot,” imbuhnya.

DOC merupakan program mendukung visi Wali Kota Samarinda, sudah diujicobakan semenjak Desember 2021 meskipun ada perubahan sistem. Tadinya DOC disiapkan dengan 26 puskesmas sebagai call center atau stasiun kesehatan, setelah dievaluasi dengan semua keadaan, akhirnya per Januari 2022 layanan DOC diringkas menjadi 3 call center. Di setiap stasiun kesehatan (call center) DOC, disiapkan fasilitas dokter, bidan, perawat hingga unit ambulance. (kaka nong/an)

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *