Samarinda, Busam.ID – Memperingati Hari Buku Nasional yang jatuh pada 17 Mei lalu, Komandan Korem (Danrem) 091 ASN Brigjen TNI Dendi Suryadi mengajak masyarakat Kalimantan Timur, khususnya kaum muda milenial untuk meningkatkan minat baca serta literasi digital.
“Kita tahu bahwa buku itu adalah jendela dunia. Dengan rajin membaca baik buku fisik maupun digital, diharapkan akan mampu mengantisipasi kemajuan teknologi dan sosial budaya yang begitu dinamis,” kata Dendi saat diwawancarai awak media, belum lama ini di Samarinda.
Terkhusus lagi, dikatakannya, dalam menghadapi tantangan keputusan pemerintah pusat tentang IKN, masyarakat mileneal Kaltim jangan hanya akan menjadi penonton di rumah sendiri, namun bagaimana bisa berperan aktif.
“Nah untuk bisa berperan aktif itu, harus rajin membaca, sehingga pengetahuan menjadi luas dan kita bangga menjadi warga Kaltim yang dipilih menjadi IKN,” ujarnya.
Dijelaskannya, Indonesia kini menempati ranking ke-62 dari 70 negara berkaitan dengan tingkat literasi, atau berada 10 negara terbawah yang memiliki tingkat literasi rendah.
Hal ini berdasarkan survei yang dilakukan Program for International Student Assessment (PISA) yang di rilis Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada 2019.
“Itu artinya kita herus genjot terus minat kita untuk membaca itu tadi,” ujarnya dengan tegas.
“Pemerintah pusat punya good will yang sangat kuat untuk melibatkan putra daerah sebagai bagian dari kearifan lokal, tetapi kita juga harus mampu meyakinkan dengan menambah wawasan dan kemampuan SDM. Nah cara yang paling akurat dalam peningkatan SDM ini adalah dengan menumbuhkan budaya literasi khususnya literasi digital kita,” terangnya.
Dendi yang juga putra pertama Kutai, peraih predikat perwira tinggi di TNI AD ini, berpesan agar para orang tua dapat menghidupkan budaya membaca, untuk anak-anak mereka.
“Akhirnya nanti akan timbul multi efek terhadap peningkatan kesejahteraan sosial kita,” tutupnya.
(tw)
Editor: Redaksi BusamID



