Pertanyakan Kekosongan Jabatan Wawali Balikpapan, Aliansi Balikpapan Gelar Aksi di DPRD

BusamID
Puluhan perwakilan Aliansi Balikpapan Bersuara saat mendatangi Kantor DPRD Kota Balikpapan menutut kejelasan kekosongan jabatan Wawali Balikpapan (ist)

Balikpapan, Busam. ID – Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Balikpapan Bersuara mendatangi Kantor DPRD Kota Balikpapan untuk menuntut kejelasan masalah kekosongan jabatan Wakil Wali Kota (Wawali) Balikpapan.

“Sebenarnya kami aliansi datang kemari itu untuk menanyakan sejauh mana kesiapan DPRD kota Balikpapan, khususnya Pansus tatib DPRD mengenai kekosongan kursi jabatan Wawali yang hingga saat ini masih belum jelas,” kata Koordinator Lapangan Aliansi Balikpapan Bersuara, Tigor kepada wartawan usai melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di kantor DPRD kota Balikpapan, Kamis (21/7/2022).

Menurutnya, berdasarkan penjelasan Ketua Pansus, saat ini pihaknya masih menyiapkan tatib-nya dan sudah disiapkan alat perangkatnya untuk melakukan pemilihan Wawali Balikpapan tersebut.

Namun sampai saat ini dari Walikota Balikpapan belum memberikan jawaban, atas calon-calon yang telah disodorkan ke DPRD kota Balikpapan.

Kekosongan Wawali, lanjutnya, akan berdampak pada pemerintahan. Khususnya terkait kebijakan dan keputusan yang diambil oleh Wali Kota Balikpapan.

Salah satunya ketika Wali Kota berhalangan atau melakukan tugas keluar daerah, harusnya ada Wawali yang menjalankan pemerintahan tersebut.

Faktanya saat ini, yang ditunjuk hanya pelaksana tugas, yang notabenenya belum tentu bisa mengambil kebijakan sesuai dengan jabatan Wali Kota Balikpapan.

“Untuk tindak lanjut dari audensi ini kami akan mencoba berkomunikasi dengan Wali Kota. Untuk menanyakan kenapa sampai sejauh ini belum ada nama-nama yang dikirim ke Dewan. Jika tidak digubris, kami akan mengerahkan massa lebih banyak lagi,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Pansus Tatib DPRD kota Balikpapan, Simon Sulean mengatakan, proses revisi tatib saat ini sudah selesai. Namun Pansus masih menunggu untuk dilakukan harmonisasi.

“Jadi kita masih menunggu harmonisasi dari Provinsi. Setelah harmonisasi selesai, kita akan membentuk panitia pemilihan, namun itupun jika sudah ada dua nama calon yang di kirim oleh Wali Kota Balikpapan,” ujar Simon.

Ditambahkannya, dirinya belum tahu sampai kapan harmonisasi itu akan selesai. Namun pihaknya akan terus memfollow-up ke Biro Hukum Provinsi supaya revisi tatib ini segera selesai dan segera ditindaklanjuti. (man)
Editor: Redaksi BusamID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *