Samarinda, Busam.ID – Badan Intelijen Daerah (Binda) Kalimantan Timur menyalurkan sebanyak 521.521 dosis vaksin untuk masyarakat. Dengan rincian, 353.715 dosis kepada masyarakat, 18.717 dosis kepada lansia, 14.451 dosis kepada pelajar atau santri dan 134.638 dosis disalurkan kepada anak usia 6 hingga 11 tahun.
Kepala Binda Kaltim, Brigjen TNI Hardani Lukitanta Adi mengatakan, Binda sebenarnya menargetkan sasaran hingga 800.500 dosis hingga akhir tahun 2022. Sehingga kini terus disalurkan, salah satunya yang dilaksanakan selama tiga hari yakni di Museum Kota Samarinda Jalan Bhayangkara.
Dalam pelaksanaan vaksinasi, Binda Kaltim menyediakan jenis vaksin, Pfizer (Dosis 1, 2, dan booster), Astrazeneca (Dosis 1, 2, dan booster), Sinovac (Dosis 1 dan 2 untuk anak usia 6-11 tahun), Sinopharm (Non-VGR untuk Dosis 1, 2, dan booster) dan Covovax (Dosis 1, 2 dan booster).
Selain pelaksanaan vaksinasi secara terpusat, Binda Kaltim melakukan kegiatan vaksinasi dari rumah ke rumah atau door to door ke rumah-rumah warga.
“Tujuannya untuk memudahkan masyarakat yang sulit menjangkau lokasi vaksinasi terpusat,” tambah Hardani.
Upaya percepatan vaksinasi juga dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang saat ini kembali meningkat ditengah kebebasan yakni penggunaan masker di ruangan terbuka.
Hardani berharap dengan kegiatan vaksinasi ini masyarakat Kaltim khususnya masyarakat Samarinda dapat terhindar dari virus Covid 19 yang mulai merangkak naik. (dic)
Editor: Redaksi BusamID








