Kukar, Busam.ID – Upaya pencarian SAR gabungan terhadap satu orang korban kecelakaan kapal nelayan yang terbalik di perairan Muara Tanjung Aru Kabupaten Kutai Kartanegara Jumat (23/9/2022) akhirnya harus dihentikan.
Tim SAR sudah melaksanakan pencarian hingga memasuki hari ke-7 namun belum berhasil menemukan keberadaan korban yang bernama Pandu.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan, Melkianus Kotta mengatakan, berdasarkan pertimbangan teknis dan hasil evaluasi dengan unsur SAR gabungan, upaya pencarian diusulkan untuk dihentikan.
“Korban bernama Sultan alias Pandu usia 40 tahun sudah sepekan dilakukan pencarian hingga radius 11 kilometer namun belum ditemukan, operasi SAR ditutup,” terang Melky.
Tim SAR Gabungan kemudian melakukan breafing penghentian operasi pencarian sekitar pukul 17.30 Wita dan unsur yang tergabung dalam pencarian dikembalikan ke kesatuannya masing-masing dan kembali bersiaga.
Diberitakan sebelumnya, Sultan alias Pandu dilaporkan menghilang saat berangkat menggunakan ketinting ke Muara Ilo Desa Tani Baru Kecamatan Anggana Kutai Kartanegara (Kukar) untuk menjual hasil tangkapannya ke pengepul.
Hingga sore hari Pandu diinformasikan belum pulang, pihak keluarga yang melakukan pencarian menemukan kapal ketinting milik korban dalam keadaan sudah terbalik di sekitaran Laut Muara Tanjung Aju. (dic)
Editor: Redaksi BusamID








