Samarinda, Busam.ID – Kota Samarinda hingga saat ini masih masuk zona merah diantara 10 Kabupaten dan Kota se-Kaltim. Dalam beberapa hari terakhir, Kota Tepian menempati posisi kedua setelah Balikpapan untuk kasus terkonfirmasi positif covid-19 tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda, Ismed Kusasih mengatakan, masyarakat diminta untuk tidak khawatir seperti sebelum-sebelumnya, karena diyakini varian covid-19 yang sekarang tidak seperti varian sebelumnya tersebut.
“Insya Allah varian sekarang tidak akan membuat sistem kapasitas kesehatan kita kewalahan seperti varian delta tahun lalu, namun demikian saya berharap masyarakat untuk tidak mengabaikan protokol kesehatan dalam kegiatan sehari-hari untuk saling menjaga diri,” ucap Ismed ketika dikonfirmasi Busam.ID, belum lama ini di ruang kerjanya.
Ditanyakan terkait langkah apa yang akan dilakukan Dinkes Kota Samarinda untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Samarinda.
“Ada dua langkah utama yang kami perhatikan dan lakukan, yakni yang pertama tentang penanganan covid-19 yang meliputi 3 T (Tracking, Tracing, dan Treatment). Dan yang kedua, kami akan terus meningkatkan vaksinasi covid-19 kepada masyarakat, dan berharap agar masyarakat memahami pentingnya vaksinasi tersebut,” pungkasnya. (dit)
Editor: Redaksi BusamID


