Samarinda.Busam.ID-Tagana Kota Samarinda menjalin kerjasama dengan sekolah dasar berbagi pengetahuan tindakan menghadapi bencana. Sebagaimana diketahui, kondisi geografis Indonesia rawan bencana, mulai dari gempa yang disebabkan pergeseran lempeng di perut bumi, hingga banjir juga kebakaran yang disebabkan kelalaian manusia dalam berinteraksi dengan alam. Guna meminimalisir dampak bencana, Tagana Kota Samarinda meluncurkan kegiatan Tagana Masuk Sekolah.
Ketua Tagana Kota Samarinda Ardiansyah menjelaskan, dua sekolah yang sudah menjalin kerjasama dengan pihaknya dalam literasi tindakan Tanggap Bencana adalah SDN 014 dan SD Tiga Bahasa Nasional (TBN). Sabtu (29/10/2022), Tagana masuk SD TBN di Jl Sultan Sulaiman Sambutan Samarinda, memberikan materi mitigasi bencana.
Membawa Tim Pemateri yang diketuai Taufik, murid SD TBN antusias menyimak paparan literasi Tanggap Bencana, baik dari pengenalan ciri-ciri bencana sampai menghadapi korban bencana.
“Misalnya nih ketemu korban patah tulang akibat bencana, anak-anak ada yang tau ga gimana cara menanganinya,” seru Taufik setengah bertanya pada peserta Literasi Tanggap Bencana.
Dalam paparannya, pemateri memfokuskan pada kegiatan penanganan korban bencana, mulai dari tindakan CPR (resusitasi jantung paru), luka patah tulang, luka terbuka atau menangani korban shock.
Kepsek SD TBN Adi Bugman menanggapi kegiatan tersebut dengan antusias. Menurut Adi, kegiatan Tagana Masuk Sekolah dijadikan pihaknya dalam inisiasi ekskul Dokter Cilik. Kegiatan lanjutan dari Literasi Tanggap Bencana itu, akan menjaring 30 murid SD TBN dari kelas 4,5 dan 6 yang berminat tinggi pada dunia medis, sebagai pesertanya. Setelah lulus, anggota Dokter Cilik bisa melanjutkan ekskulnya di PMR.





