Balikpapan, Busam.ID – Proyek pengerjaan perbaikan drainase di kawasan Pasar Inpres Kebun Sayur mendapat sorotan dari DPRD Kota Balikpapan.
Pasalnya, pengerjaan proyek tersebut terkesan tidak rapi. Lantaran sebagian drainase ditemukan sudah retak-retak padahal pengerjaan proyeknya masih belum rampung.
“Berdasarkan pantauan saya ini belum ditutup saja dari hasilnya sudah kondisinya retak, ini juga saya pikir kualitasnya harus kita jaga, karena saya lihat selain ada retak juga ada yang terlihat tidak bagus pekerjaannya bengkok-bengkok,” kata Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Budiono ketika meninjau langsung pelaksanaan proyek perbaikan drainase di kawasan Pasar Inpres Kebun Sayur, Kamis (10/11/2022).
Ia menyampaikan, pekerjaan proyek ini harus mendapatkan perhatian yang serius, karena anggaran yang dialokasikan untuk membiayainya cukup besar yakni mencapai Rp 2,8 miliar.
Ia menuturkan, pekerjaan drainase dan trotoar untuk peningkatan di Pasar Inpres Kebun Sayur bertujuan agar kedepannya, bisa menjadi rapi dan bagus, tentunya nanti bisa dijadikan tempat jogging Park atau tempat olahraga.
Didalamnya juga nanti, akan pasang PJU, dan pengerjaannya ini menggunakan APBD murni di Tahun 2022, dengan nilai anggaran yang juga mencapai Rp 2,8 miliar.
“Ke depan harapan kita ini bisa tersusun dengan rapi, tidak ada lagi yang jualan di atas trotoar,” ucapnya.
Dengan pengejaran ini, Pasar Inpres ini bisa menjadi daya tarik bagi Kota Balikpapan, karena Pasar Inpres ini merupakan pusat perbelanjaan pertama yang pernah ada di Kota Balikpapan. (man)
Editor: Redaksi BusamID












