Samarinda, Busam.ID – Ada yang spesial di hari jadi FJPI yang ke-15, melalui virtual Zoom 24 perwakilan FJPI dari seluruh Indonesia kehadiran sutradara terkenal, yakni Hanung Bramantyo.
Hanung Bramantyo yang sedang ada kegiatan di Korea Selatan menyempatkan untuk sharing mengenai “Mengasah Peduli dan Empati Lewat Film” Penting untuk mempertajam semangat #voicingthevoiceless bagi jurnalis perempuan.
“Saya sih ke depanya berharap jurnalis perempuan bisa memiliki kanal pemberitaan secara independen, dan bisa menyuarakan suara-suara yang independen saja, seperti yang dilakukan Najwa selama ini, dengan begitu tidak ada yang bisa mengintervensi apa yang disuarakan,” ucap Hanung.
Di kesempatan itu, Hanung mengkritisi UU Informasi dan Transaksi Eletronik (ITE), yang menurutnya Indonesia menjadi negara yang harusnya bebas untuk berpendapat dan kritis, UU ITE tersebut harus dihapuskan. (dit)
Editor: Redaksi BusamID


