Hadiah Probebaya Ditambah, Anggota Dewan Tekankan Penggunaan di Lapangan

BusamID
Angkasa Jaya Djoerani. Foto by Politikal.id

Samarinda, Busam.ID – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Samarinda mengapresiasi langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mengadakan Program Pembangunan & Pemberdayaan Masyarakat (Probebaya) Awards yang dicetuskan oleh Walikota Andi Harun di tahun 2023.

Namun dengan penekanan, penggunaan dana hadiah di lapangan tepat guna dan tepat sasaran. Apalagi setelah hadiah yang awalnya diplot Rp100 juta, ditingkatkan 50 persen menjadi Rp150 juta.

Hal itu ditegaskan Ketua Komisi III DPRD Samarinda Angkasa Jaya Djoerani ketika dihubungi media ini Kamis (05/01/2023).

“Jangan sampai penggunaan dana hadiah Probebaya tidak pro kepada masyarakat. Artinya masyarakat butuhnya apa, seharusnya kegiatan itulah yang dibiayai dan dibina,” tegas Angkasa.

Seperti diketahui Pemkot Samarinda memberi bantuan tambahan Probebaya menjadi Rp 150 Juta untuk 2 RT terbaik dari 20 RT duta kecamatan yang akan dinilai dan disurvei secara langsung persentasi kinerjanya yang dilaksanakan selama 2022 dan dipilih 2 Kecamatan terbaik.

Menyadur berita sebelumnya, Ketua Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP), Syaparudin menjelaskan mekanisme penilaian Probebaya Awards tersebut.

Syaparudin. Foto by Dok Busam.ID

“Nantinya 10 kecamatan di Samarinda akan membawa masing-masing 2 RT terbaiknya dari 2 kategori yaitu infrastruktur dan juga non-infrastruktur. Jadi total ada 20 RT yang akan dilakukan penilaian kinerjanya berdasarkan laporan persentasi yang dilaporkan dan akan langsung dilakukan pengecekan di lapangan apakah valid atau tidak,” ungkap Syaparudin saat diwawancarai Busam.ID, Rabu (04/01/2023) malam.

Secara terpisah Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Angkasa Jaya Djoerani menanggapi hal tersebut sebagai hal yang positif serta memotivasi RT yang tergabung dalam Probebaya.

“Hal ini bagus ya, dari yang sebelumnya Rp 100 juta, ditambah lagi Rp 50 juta jika terpilih sebagai RT dengan kinerja yang baik. Tentu hal ini akan menjadikan RT-RT yang lain berpikir Probebaya sebagai arena kompetisi yang positif untuk bisa mendapatkan reward yang sama kedepannya,” imbuh Angkasa.

Ia hanya mengingatkan bagi RT yang tergabung dalam Probebaya dapat memaksimalkan program yang ada dengan cara menggunakan dana yang diberikan sebaik-baiknya dan juga sesuai kebutuhan warga di wilayahnya tersebut.

“Jangan sampai dana yang digunakan malah tidak untuk kebutuhan warganya, juga outputnya harus kelihatan. Misalnya terdapat latihan menjahit, harus diperhatikan lagi, apakah setelah mengikuti latihan menjahit itu, warga tersebut menggunakan keahlian menjahitnya untuk menaikkan taraf ekonomi kehidupannya apa tidak. Jadi harus digunakan sesuai kebutuhan agar outputnya juga jelas,” tutupnya. *(Ryan)

Editor: Redaksi Busam.ID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *