Gulo : Saat ini Kami Masih Sebatas Menegur
Samarinda, Busam.ID – Pasca kasus motor menabrak truk parkir yang mengantri BBM di Bukit Pinang hingga menewaskan sang pengendara, Satlantas Polres Samarinda ikut turun menertibkan parkiran truk yang mengantri SPBU.
Namun penertiban yang dilakukan Satlantas Polresta Samarinda pada Rabu (11/01/23) siang, masih bersifat sosialisasi. Sehingga anggota Satlantas hanya sebatas memberi teguran dan persuasif meminta kesadaran sopir untuk tidak parkir di bahu jalan.
Sebagaimana banyak diberitakan media, dii awal tahun 2023 yakni bulan Januari ini tercatat sudah 3 orang pengendara motor tewas setelah menabrak truk yang sedang parkir di bahu jalan.

Untuk mencegah kejadian serupa terjadi, Kasat Lantas Polresta Samarinda, Komisaris Polisi Creato Sonitehe Gulo bersama jajarannya pimpin langsung menertibkan truk-truk yang parkir di bahu jalan di kawasan rawan kecelakaan lalu lintas pada Rabu (11/1/2023) siang tadi.
“Ini adalah suatu upaya kita, beberapa hari ini cukup banyak terjadi kecelakaan yang mana sepeda motor menabrak truk yang sedang parkir,” ucap Gulo sapaan akrab Kasat Lantas Polresta Samarinda.
Gulo bersama anggotanya serta sejumlah awak media menyasar Jalan Suryanata, Kelurahan Bukit Pinang Kecamatan Samarinda Ulu dimana sebelumnya seorang pengendara bernama Elsa (20) meninggal dunia usai menabrak truk parkir mengantri SPBU di Bukit Pinang.
Di lokasi tersebut, ditemukan 6 unit kendaraan truk yang sedang parkir di bahu jalan di dekat Stasiun Pengisiam Bahan Bakar Umum (SPBU) Bukit Pinang.
Dalam pantauan Busam.ID dilapangan, ke-6 sopir tersebut diajak berdialog tentang bahaya parkir di bahu jalan bagi pengendara lain yang melintas.
“Kita berbicara dari hati ke hati dengan mereka. Saya harus menjelaskan kepada teman-teman sopir ini bahwa kondisinya seperti ini. Banyak terjadi kecelakaan dimana truk-truk sedang parkir itu ditabrak oleh sepeda motor dan itu akan menjadi risiko untuk para sopir itu sendiri,” terang Gulo.
Hal tersebut dilakukan untuk meminimalisir truk-truk yang parkir sembarangan dan mengurangi kerawanan kecelakaan lalu lintas agar tidak memarkir kendaraannya di bahu jalan.
“Hasil evaluasi kita pada umumnya kecelakaan yang terjadi ini melibatkan truk yang parkir di bahu jalan terutama terjadi di daerah pinggiran, bukan di dalam kota. Kenapa, karena satu faktornya adalah daerah pinggiran relatif sepi lalu lintas sehingga banyak pengendara sepeda motor yang berkendara dengan kecepatan tinggi. Truk sendiri parkir di bahu jalan biasanya kalau tidak istirahat karena kelelahan atau antri mengisi BBM di SPBU,” ungkap Gulo mengimbuh, seyogyanya untuk menjaga kepentingan dan keselamatan bersama seharusnya sopir mengambil parkir di lahan kosong yang bebas dari lalu lalang kendaraan atau orang.
Dalam kegiatan siang tadi, petugas memberikan surat teguran kepada sejumlah sopir truk yang kedapatan parkir di bahu jalan.
Selanjutnya tim bergerak ke kawasan Jalan Ring Road 3 dimana seorang pengendara motor juga meninggal dunia usai menabrak truk yang sedang parkir.
Dalam kesempatannya, Gulo menyampaikan pesan Kapolresta Samarinda turut berbela sungkawa yang sedalam-dalamnya terhadap keluarga korban. (zul)
Editor : Tim Redaksi Busam.ID








