Terkait Kasus Pasien Meninggal di RSPB, Komisi IV Akan Panggil Seluruh Pimpinan Rumah Sakit di Balikpapan

Busam ID
FOTO: Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan Doris Eko Desyanto ketika memberikan keterangannya terkait kasus pasien meninggal di RSPB, Rabu (18/1/2023). (foto by man)

Balikpapan, Busam.ID – Kasus meninggalnya seorang pasien di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB) masih menjadi sorotan. Pasien meninggal setelah sempat dirawat selama 2 jam di Instalasi Gawat Darurat (IGD) ditangani sebagai pasien umum, karena Kartu Indonesia Sehat (KIS) tidak bisa digunakan karena non aktif.

Untuk menyikapi hal tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan Doris Eko Desyanto menyampaikan, pihaknya berencana akan menggelar rapat dengan memanggil seluruh pimpinan Rumah Sakit yang ada di Kota Balikpapan. Hal ini dilakukan agar kejadian serupa yang merugikan masyarakat tersebut tidak terulang kembali.

“Dalam waktu dekat ini kami akan kumpulkan semua Direktur Rumah Sakit, baik swasta maupun pemerintah beserta dengan BPJS, serta Dinas Kesehatan yang menaungi itu sendiri,” kata Doris di Kantor DPRD Kota Balikpapan, Rabu (18/1/2023).

Ia menyampaikan, pemanggilan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi antara Rumah Sakit, Dinas Kesehatan dan BPJS Kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kita akan duduk bareng (bersama. Red) supaya bisa satu pemahaman, supaya selama ini masyarakat yang banyak yang menyampaikan, dari informasi yang kami terima 3 hari belum sembuh disuruh pulang kemudian 2 hari balik lagi,” ucapnya.

Ditambahkannya, hal itu sebenarnya tidak bisa terjadi, sehingga masyarakat datang ke Rumah Sakit yang bekerjasama dengan BPJS, berobat sampai sembuh tidak ada 3 hari pulang dulu baru kembali lagi dua hari kemudian. (man)
Editor: Redaksi BusamID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *