Samarinda, Busam.ID –Aris (59) pria paruh baya kelahiran Kota Samarinda ditemukan meninggal dunia di dalam kios Pasar Galunggung Jalan Niaga Selatan Kelurahan Pasar Pagi Kecamatan Samarinda Kota Sabtu (18/2/2023) siang sekira pukul 09.30 Wita.
Menurut keterangan penjaga keamanan pasar bernama Gunawan, saat itu dirinya menerima laporan dari petugas penarikan retribusi pasar tersebut. Saat itu petugas penarikan retribusi pasar melintas di lokasi, melihat pintu kios korban terbuka dan melihat korban berada di lantai dengan posisi tidur menyamping di ranjangnya dengan hanya mengenakan celana dalam.
“Petugas tersebut kemudian memanggil namanya namun tidak direspon. Lalu melaporkan situasi tersebut ke saya,” terang Gunawan.
Saat kembali tiba di lokasi, Gunawan langsung menghubungi Bhabinkamtibmas Kelurahan Pasar Pagi untuk bersama-sama melakukan pemeriksaan kondisi korban.
Setelah dipastikan korban sudah meniggal dunia, pihak kepolisian kemudian menghubungi Unit Inafis Polresta Samarinda.
Gunawam menjelaskan, korban sudah tidak terlihat sejak tiga hari lalu. Menurut tetangga korban bersebelahan kios, setiap seminggu sekali istri almarhum datang menjenguknya. Pernah korban diajak pulang oleh istrinya, namun permintaan itu ditolak Aris.
“Sebenarnya kios ini tidak boleh ditempati namun karena kosong, ya korban dibiarkan saja menempati kios tersebut. Sementara untuk sehari-hari, kerjaan korban membantu pedagang di pasar ini, kadang juga ikut membantu di parkiran,” tambah Gunawan.
Jajaran Polsek Samarinda Kota dan Unit Inafis Polresta Samarinda setelah tiba di lokasi kemudian melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara.
Dari pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban, namun jasadnya dibawa ke RSUD Abdul Wahab Syahrani guna dilakukan visum. (zul)
Editor : Risa Busam.ID


