Warga Protes Jalan di Timur Stadion GOR Segiri Ditutup

Busam ID
Warga mencoba memindahkan satu barrier dari tengah jalan, untuk memberi akses sepeda motor di sebelah timur Stadion GOR Segiri. Ft by Ryan/Busam.ID

Samarinda, Busam.ID -Puluhan warga di Kota Samarinda menggelar aksi protes atas penutupan jalan di kawasan GOR Segiri di bagian timur stadion.

Para warga yang sebagian besar pedagang itu mengungkapkan kekecewaan mereka atas dampak penutupan jalan tersebut. Khususnya para warga yang tinggal dan berusaha di kawasan sekitar jalan ditutup.

Seorang warga yang ikut melakukan protes, Sandi, menyebutkan bahwa dirinya bersama para warga maupun pedagang lainnya merasa dirugikan atas adanya penutupan jalan tersebut.

“Kami sebagai warga yang terdampak penutupan jalan meminta agar akses jalan di kawasan GOR Segiri kembali diterapkan seperti biasanya. Di mana jalan tersebut dapat berfungsi sebagai akses masuk dan keluar. Kami merasa dirugikan akibat penutupan ini,” ucapnya.

Duri. Ft by Ryan/Busam.ID

Namun ia juga menekankan bahwa dirinya bersama warga lainnya tidak memiliki masalah jika jalan tersebut ditutup hanya saat ada even pertandingan bola di GOR Segiri.

“Kami berharap jalan bisa dibuka kembali setelah acara bola selesai,” tegasnya.

Dalam upaya menyelesaikan protes tersebut, Koordinator Petugas Parkir Dishub (Dinas Perhubungan) Kota Samarinda, Duri, turun tangan dan mencoba memediasi antara pihak warga dengan Dishub.

Ia menjelaskan alasan di balik penutupan akses jalan tersebut.

“Ada dua faktor yang menjadi alasan penutupan jalan. Pertama, penutupan jalan dilakukan karena adanya even pertandingan bola yang sedang berlangsung di Gor Segiri. Kedua, faktor keamanan juga menjadi pertimbangan, terutama karena adanya laporan kehilangan helm yang semakin meningkat di area tersebut,” ungkap Duri.

Setelah berbagai perundingan, akhirnya tercapai kesepakatan sementara antara pihak warga dan Dishub.

Sesuai dengan kesepakatan tersebut, Dishub setuju untuk membuka satu barrier terlebih dahulu agar motor tetap dapat melintasi akses jalan yang sebelumnya ditutup.

Keputusan tersebut diharapkan dapat memenuhi sebagian kebutuhan warga yang membutuhkan akses jalan, sementara faktor keamanan tetap termonitor.

“Kedepannya akan kami buka kembali, namun tetap akan dikenakan tarif parkir sesuai ketentuan dari Dishub Kota Samarinda,” ucapnya.

Di tengah perdebatan ini, penting bagi semua pihak untuk saling mendengarkan dan berkolaborasi dalam mencapai kesepakatan yang adil dan berkelanjutan, sehingga kepentingan masyarakat luas tetap terjamin dan terpenuhi. (RYAN)

Editor : A Risa

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *