Samarinda, Busam.ID – Kecelakaan lalu lintas kembali memakan korban jiwa. Kali ini menimpa sopir mobil pickup Daihatsu KT 8636 RR di Jalan Poros Samarinda Bontang pada Sabtu (1/7/2023) sekira pukul 01.30 Wita.
Korban bernama Endang Sulistia Ningsih (45) meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan dengan truk tangki Hino KT 8527 DN yang dikemudikan Ramadhan Dea Wisenda (24).
Sementara itu, penumpang mobil pick up Yohanes Jopi (58) dalam kondisi kritis dan masih dalam penanganan tim medis RSUD Abdul Wahab Syahrani.
Keterangan seorang warga bernama Syarif (40), menjelaskan mobil pickup tersebut dari arah Kaubun, Kecamatan Kaliorang Kabupaten Kutai Kartanegara.
“Mobil pick up bermuatan pisang dari Kaubun mau dibawa ke Segiri. Ketika sampai di lokasi, mobil tersebut larut ke kanan di mana pada saat bersamaan datang mobil tangki Samator dari arah berlawanan sehingga terjadilah kecelakaan,” terang Syarif.
Akibat tabrakan tersebut, sopir pick up langsung meninggal dunia karena terjepit di dalam kabin. Sementara penumpang pick up yang masih bernafas langsung dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans milik relawan.
Upaya warga dan petugas kepolisian mengeluarkan jasad korban dari kabin berlangsung dramatis. Kondisi rangka kabin pickup harus ditarik menggunakan kendaraan lain agar korban bisa terlepas dan dikeluarkan. Setelah berhasil dikeluarkan, jasad korban langsung dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Abdul Wahab Syahrani.
Wakapolresta Samarinda, AKBP Eko Budiarto melalui Kasat Lantas, Kompol Creato Sonitehe Gulo mengatakan pihaknya masih mendalami kecelakaan tersebut.
“Memang benar terjadi kecelakaan di Jalan Poros Samarinda Bontang pada malam hari, hingga mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu orang kritis yang saat ini masih menjalani penanganan tim medis. Memang di lokasi tersebut minim penerangan” terang Gulo Senin (3/7/2023).
Gulo mengatakan belum bisa memberikan konfirmasi karena pihaknya masih melakukan penyelidikan dan penyidikan.
“Yang bisa dimintai keterangan baru sopir dari truk tangki. Sementara penumpang mobil pickup belum bisa dimintai keterangan sampai sekarang,” ucap Gulo.(Zul)
Editor : A Risa


