Kukar, Busam.ID –Korban tenggelam bernama Andre Febriman (35), ABK TB Prima 2087 yang jatuh ke sungai saat naik perahu ketinting usai berbelanja sembako, berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan pada Kamis (6/7/2023) sekira pukul 08.50 Wita.
Korban ditemukan pada jarak sekitar 400 meter ke arah hilir dari titik hilangnya (tenggelam), dalam keadaan meninggal dunia. Kapal ketinting yang ditumpangi korban, mengalami mati mesin akibat kipas/baling-balingnya tersangkut sampah. Akibat mesin mati, ketinting larut sampai ke bawah tongkang yang ada di sekitar lokasi kejadian. Ketika korban dan dua temannya hendak melepaskan sampah dari kipas mesin, kapal oleng lalu terbalik. Ketiga penumpang ikut tenggelam, namun dua teman korban berhasil menyelamatkan diri. Sementara korban menghilang tersedot arus tongkang.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Balikpapan, Melkianus Kotta mengatakan, setelah ditemukan korban langsung dibawa ke RSUD Parikesit Tenggarong.
“Korban dibawa menggunakan ambulan Desa Separi. Jasad korban dibawa ke RSUD Parikesit Tenggarong,” terang Melky.
Dengan ditemukannya korban yang selama ini dicari, maka operasi SAR diusulkan untuk ditutup.
“Operasi SAR diusulkan ditutup sementara anggota yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing,” ucap Melky.
Diberitakan sebelumnya, seorang ABK Kapal TB. Prima 2087 dilaporkan tenggelam di bawah tongkang saat naik perahu ketinting, usai berbelanja sembako di Desa Separi Kampung Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten Kukar Selasa (4/7/2023) lalu.
Saat berada di depan tongkang bernama Gemilang 3068, kipas mesin tersangkut sampah sehingga perahu secara perlahan terseret arus hingga ke bawah tongkang tersebut.
Diduga karena panik, korban yang berada di buritan lalu berlari ke haluan depan untuk membantu teman-temannya melepaskan sampah di kipas mesin. Hal itu berakibat perahu oleng hingga kemasukan air. Saat korban berusaha kembali ke tengah, perahu tenggelam dan korban ikut terseret ke bawah tongkang lalu menghilang. (Zul)
Editor : A Risa


