Perbaiki Baling-Baling, Juragan Kapal Hilang Terseret Arus

Busam ID

Samarinda, Busam.ID -Seorang pemilik kapal naas saat tengah memperbaiki kapalnya. Jumansyah (52) sang juragan kapal tersebut, dilaporkan hilang terseret arus sewaktu memperbaiki baling-baling kapalnya yang rusak Senin (10/7/23) di labuhan kayu PT Segara Timber. Sontak kejadian itu membuat karyawan di PT Segara Timber geger.

Informasi yang berhasil dihimpun Busam.ID di lapangan, sebelum kejadian kapal penarik kayu log bernama Kapal Nurliah tiba di labuhan PT Segara Timber pada Senin (10/7/23) pagi,. Kapal Nurliah datang membawa kayu sengon baku pabrik PT Segara Timber, yang ditarik dari kawasan Kecamatan Laham Mahakam Ulu.

Sesampainya di lokasi, anak buah kapal berjumlah 2 orang melakukan pengikatan kayu sengon tersebut di antara kayu log milik PT Segara Timber. Sementara korban merasa kapalnya sempat terkena kayu kampar, hendak melakukan pemeriksaan terhadap baling baling atau kipas mesin kapalnya.

“Korban tadi hendak memeriksa kipas kapal yang terkena kayu kampar saat dalam perjalanan, memastikan apakah kipas tersebut dalam kondisi longgar atau tidak,” ucap Rizali, seorang dari ABK Kapal Nurliah.

Kata Rizali, saat menyelam untuk memeriksa baling-baling kapal, korban menggunakan baskom yang digunakan sebagai oksigen saat di dalam air.

“Sudah biasa kalau menyelam korban menggunakan baskom sebagai penyuplai oksigen,” ucap Rizali.

Namun lepas sepuluh menit menyelam, korban tak kunjung muncul ke permukaan, Rizali lantas mendatangi lokasi yang tidak seberapa jauh dari tempatnya memperbaiki ikatan kayu log.

“Kami curiga kura-kira 10 menit korban tak kunjung muncul. Kami langsung mendatangi kapalnya dan menemukan baskom namun ketika diangkat korban sudah tidak ada,” terang Rizali.

ABK tersebut langsung berupaya melakukan penyelaman di sekitar kapal, namun belum berhasil menemukan korban.

“Kami menyelam dengan manual saja sehingga upaya penyelaman tidak bisa terlalu dalam,” terangnya.

Saat ini terpantau di lokasi tampak petugas Polsek Palaran, jajaran Patroli 110, Sat Polairud Polresta Samarinda dan sejumlah relawan berusaha melakukan pencarian dengan menyisir lokasi sekitar TKP.

Para ABK Kapal Nurliah kemudian dibawa ke Sat Polairud Polresta Samarinda untuk dimintai keterangan terkait insiden tersebut.

Diketahui korban dan kru-nya merupakan mitra kerja PT Segara Timber dalam mobilisasi kayu log milik perusahaan kayu lapis itu melalui jalur sungai. Korban mendapatkan upah sebagai penarik kayu log berdasarkan bobot/volume kayu glondongan yang berhasil ditariknya. (Zul)

Editor : A Risa

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *