Dana BOS Kota Samarinda Sentuh Angka Rp 132 Miliar

BusamID
Asli Nuryadin. Ft by Ryan/Busam.ID

Samarinda, Busam.ID -Sektor pendidikan di Kota Samarinda mendapatkan suntikan dana yang signifikan pada tahun ini.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda, Asli Nuryadin, saat diwawancarai Busam.ID pada Selasa (19/8/23), jika Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) telah mencapai jumlah yang mengesankan, mencapai angka Rp 132 miliar.

“Dana BOS tersebut disalurkan langsung dari Kementerian Keuangan ke sekolah-sekolah di Kota Samarinda. Perhitungan dilakukan berdasarkan jumlah murid di masing-masing jenjang pendidikan,” jelas Nuryadin.

Ada pun rinciannya, SD menerima sekitar Rp 900 ribu per anak dalam setahun, sedangkan SMP mendapatkan Rp 1 juta 100 ribu per anak dalam setahun.

“Dana ini digunakan untuk berbagai keperluan operasional sekolah, seperti pembayaran listrik, air, pembelian buku-buku wajib, hingga perbaikan-perbaikan kecil seperti pengecatan dengan skala kecil,” katanya.

“Namun, dengan begitu banyak sekolah di negeri ini, mencapai angka hingga 225 sekolah, belum lagi ditambah dengan sekolah swasta, tanggung jawab mengelola anggaran sebesar ini menjadi besar. Bahkan, bisa mencapai 600 hingga 700 sekolah yang harus mengelola dana ini secara akuntabel. Maka sangat penting untuk menjaga akuntabilitas dalam penggunaannya dan juga menghindari penyalahgunaan,” paparnya.

Disampaikan Nuryadin, total anggaran Dana BOS untuk tahun 2023 di Kota Samarinda mencapai angka yang mengesankan, yaitu Rp 132 Miliar.

“Anggaran ini terbagi untuk berbagai jenjang pendidikan, termasuk PAUD/SD/SMP. Untuk jenjang PAUD, terdapat 14.656 peserta didik dari sekolah negeri dan swasta. Di tingkat DIKMAS, ada 5.620 peserta didik, sedangkan jenjang SD mencakup 81.640 peserta didik. Terakhir, jenjang SMP menampung 33.856 peserta didik,” paparnya.

Selain itu, rincian peserta didik negeri sebanyak 94.687 dan peserta didik swasta sebanyak 41.085, jumlah total keseluruhan mencapai 135.772 peserta didik.

Dana BOS yang mencapai Rp 132 miliar ini akan menjadi pilar penting dalam menjaga kualitas pendidikan di Kota Samarinda dan memastikan kebutuhan operasional sekolah terpenuhi dengan baik.

“Semoga penggunaan dana ini bisa memberikan imbas positif yang besar bagi masa depan pendidikan di daerah ini,” tutup Nuryadin. (Ryan)

Editor : A Risa

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *