Pagelaran Seni WPP Kaltim Lestarikan Budaya Tari Reog Ponorogo

BusamID
Penampilan tari Reog Ponorogo dari Mugirejo dalam pagelaran Seni Reog Ponorogo WPP Kaltim, di lapangan sepakbola Jalan Gerilya Kelurahan Sungai Pinang Dalam Kecamatan Sungai Pinang Minggu (8/10/2023) siang. Ft Zulkarnain

Samarinda, Busam.ID – Meskipun sempat terhenti karena diguyur hujan pada Minggu (8/10/2023) siang, pagelaran seni Reog Ponorogo yang menampilkan 17 peserta dari 10 Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Timur garapan paguyuban Warok Ponorogo Perantau (WPP) berjalan lancar.

Seluruh peserta yang hendak meramaikan pagelaran sekaligus bertepatan dengan 4 tahun berdirinya Warok Ponorogo Perantau (WPP) Kaltim, menampilkan aksi panggung yang memukau di hadapan ratusan penonton. Para penonton tidak hanya dari Samarinda, warga dari luar seperti Balikpapan, Sangatta, Bontang dan Kukar, turut menyaksikan pagelaran ini.

Ketua WPP Kaltim, Duri mejelaskan, seni reog merupakan tarian tradisional dari Ponorogo Jawa Timur dalam arena terbuka yang berfungsi sebagai hiburan rakyat dan mengandung unsur magis.

Ketua WPP Kaltim, Duri, saat memberikan keterangan terkait kegiatan pagelaran Seni Reog Ponorogo. Ft Zulkarnain

Penari utama adalah reog berkepala singa dengan hiasan bulu merak. Reog kepala singa ini, berat topeng diperkirakan mencapai 50-60 kilogram. Dalam atraksinya, penari bermain sambil diiringi musik Reog Ponorogo.

“Di ulang tahun keempat ini, kami ingin menggerakkan potensi budaya kami Reog Ponorogo supaya lebih dikenal khalayak ramai di Kalimantan Timur,” terang Duri kepada Busam.ID.

Meski demikian, Duri menyebut antusias masyarakat cukup tinggi akan kebudayaan seni reog ini terbukti dari jumlah penonton yang hadir dalam acara ini.
“Alhamdulillah masyarakat sangat antusias sekali karena reog merupakan milik seluruh Indonesia,” terangnya.

Duri mengungkapkan, warisan leluhur yang sempat diakui oleh negara luar ini, harus dipertahankan dan terus dilestarikan dengan sinergi pemerintah agar ke depannya dapat tampil lebih baik lagi.

Sementara Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi Sosial dan Budaya Kesbangpol Provinsi Kaltim, Ismed mengatakan, Pemprov sangat mendukung budaya kesenian Reog di Kaltim.

“Pemerintah Provinsi Kaltim khususnya badan satuan bangsa sangat mendukung kegiatan Reog Ponorogo perantauan. Harapannya kegiatan ini terus dilaksanakan untuk berbaur dengan ormas yang ada di Kaltim, apalagi kita akan menjadi Ibu Kota Nusantara (IKN),” terang Ismed.(Zul)

Editor : A Risa

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *