Samarinda, Busam.ID – Seorang ayah tak mampu membendung tangisnya ketika jasad anaknya yang tenggelam akhirnya ditemukan oleh regu penyelam Tim Pos Basarnas Samarinda, Selasa (28/1/2025) sekitar pukul 20.11 Wita. Korban, remaja berusia 15 tahun berinisial ZK, dilaporkan tenggelam di danau Komplek Villa Tamara, Jalan Abdul Wahab Syahrani, Kecamatan Samarinda Ulu, saat bermain bersama empat teman sebayanya sekitar pukul 18.00 Wita.
Menurut informasi di lapangan, korban yang merupakan warga Perumahan Unmul Blok Modang sedang mandi dan berenang di lokasi tersebut bersama 4 rekan sebayanya.
“Kejadian bermula saat korban bermain di atas papan yang disusun sebagai pelampung dan dilapisi seng. Naas, ZK yang diketahui tidak bisa berenang terpeleset dan jatuh ke dalam danau tersebut, kemudian tenggelam,” jelas Ikhwan Wahyudi, anggota Tim Rescue Disdamkar Kota Samarinda.
Ikhwan melihat korban tenggelam, salah satu rekannya sempat meminta pertolongan kepada orang tuanya berada tidak jauh dari lokasi.
“Orang tua si anak yang melapor tadi mencoba melakukan penyelaman, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena kondisi danau yang cukup dalam dan gelap,” ucapnya.
Menanggapi laporan, Tim Pos Basarnas Samarinda yang dipimpin oleh Koordinator Riqy Effendy dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pencarian intensif.
“Korban berhasil ditemukan di hari pertama operasi SAR melalui metode penyelaman oleh dua penyelam. Pencarian berlangsung kurang lebih satu jam di titik terakhir korban terlihat oleh saksi,” ungkap Riqi Effendy.
Proses penyelaman berlangsung penuh tantangan. MenurutRiqi, jarak pandang di bawah air sangat terbatas, bahkan mencapai nol meter. Selain itu, keberadaan tiang-tiang ulin, batang pohon, dan kondisi dasar danau yang tidak rata menjadi hambatan signifikan dalam pencarian.
Setelah memeriksa beberapa titik yang dicurigai, akhirnya korban ditemukan dalam posisi menyentuh sebuah objek di dasar danau pada kedalaman sekitar 4-5 meter.
“Korban pertama kali tersentuh di bagian lengan atas. Kami segera mengevakuasinya ke permukaan mengingat keterbatasan oksigen para penyelam,” tambah Riqi.
Setelah ditemukan, jasad korban langsung dibawa ke rumah duka dan operasi SAR dinyatakan ditutup. (zul)
Editor: M Khaidir


