Samarinda, Busam.ID – Borneo FC Samarinda bisa bernafas lega, setelah sekian lama menjadi tim musafir dalam ajang BRI Liga 1. Di mana sebelumnya, Pesut Etam bermain di Stadion Batakan Balikpapan, bahkan ada sekali bermain di I Wayan Dipta dalam ajang ACC Shopee Cup.
Senin (10/2/2025), Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Akmal Malik melakukan kunjungan kerja (kunker) untuk melihat kondisi kelayakan Stadion Segiri Samarinda yang terletak di Jl Kesuma Bangsa tersebut. Stadion tersebut selama ini sedang dilakukan perbaikan.
Akmal didampingi Kepala BPKP Perwakilan Kaltim, Kepala BPKAD Kaltim, Kepala DPUPR-Pera Kaltim, Kepala Dispora Kaltim, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kaltim Kementerian PUPR, Kepala BPKAD Kota Samarinda, Kepala DPUPR Kota Samarinda, Dispora Kota Samarinda dan yang lainnya.
Akmal menyampaikan, stadion tersebut sudah selesai direvitalisasi, hanya saja belum bisa digunakan. Oleh karena itu, pihak Pemprov Kaltim akan mencarikan solusinya. “Borneo FC mau bertanding tapi tidak ada homebase, oleh sebab itu kami bersama BPKP akan mencarikan solusinya. Kami (Pemprov Kaltim) sudah menyerahkan ke Pemkot Samarinda sebagai pengelola stadion Segiri ini, karena begitu aturannya,” ucapnya.
Dilanjutkannya, sisanya kini tinggal manajemen Borneo FC yang harus berkoordinasi terkait penggunaan stadion Segiri itu. “Kan dibangun untuk bermain bola, ya ke depan harus difungsikan sebagaimana mestinya yaitu untuk lapangan sepak bola,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur Utama Borneo FC Ponaryo Astaman mengaku optimistis, 16 Februari 2025 nanti saat menjamu Barito Putera, stadion Segiri sudah dapat digunakan. “Seperti disampaikan Pak Pj tadi, penyerahan dari Provinsi, kemudian Kota dan sekarang tinggal menunggu untuk penggunaan. Meski stadion ini masih ada masa pemeliharaan, targetnya tanggal 16 nanti kami sudah bisa bermain di sini,” tutupnya. (Adit)
Editor: M Khaidir


